Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ada tujuh jalur yang sudah direncanakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus. Mulai dari jalan di seputaran Simpang Tujuh Kudus, Jalan Sunan Kudus (segmen 2), Jalan Ahmad Yani (segmen 1), Jalan Ahmad Yani (segmen 2), Jalan Dr Loekmonohadi (segmen 1), Jalan Dr Loekmonohadi (segmen 2), dan Jalan Dr Ramelan.

Sebenarnya ada 11 jalan yang rencananya diperuntukkan sebagai jalur sepeda di Kota Kretek. Namun, empat di antaranya dinyatakan tidak layak untuk jalur sepeda.

Untuk ruas jalan yang tidak layak itu ada di Jalan Sunan Kudus (segmen 1), Jalan Sunan Muria, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Pemuda.

Jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada pasal 25, tertulis bahwa setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum wajib dilengkapi dengan perlengkapan jalan berupa fasilitas untuk pesepeda, pejalan kaki, dan penyandang cacat.

MURIANEWS mencoba melewati beberapa jalan yang diproyeksi menjadi jalan sepeda. Namun, belum ada tanda-tanda pembangunan jalur sepeda.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kabid LLAJ) Dishub Kudus Putut Sri Kuncoro mengatakan jalur sepeda sampai saat ini masih tahap perencanaan.

"Masih belum. Sejauh ini masih landai. Salah satunya kemungkinan persoalan anggaran. Jadi ya belum pasti ada jalur sepeda," katanya, Sabtu (10/10/2020).Baca: Tujuh Ruas Jalan di Kudus Bakal Dilengkapi Jalur Khusus SepedaDitanya soal anggaran, Putut mengaku belum tahu. "Kalau besaran anggaran yang dibutuhkan belum tahu. Tapi terkait jalur sepeda kami koordinasi dengan Polres dan PUPR," ujarnya.Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Abdul Halil yang coba dihubungi melalui telepon sebanyak tiga kali belum merespon. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler