Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti yang dilakukan oleh wasit lisensi FIFA asal Kudus Dwi Purba Adi Wicaksana yang tetap bugar dengan nge-gym.

Pantauan MURIANEWS di salah satu tempat kebugaran di Kudus, Sabtu (10/10/2020), Purba menunjukkan beberapa alat yang digunakannya selama fitnes. Mulai dari treadmill hingga angkat beban.

Ada langkah preventif yang harus dilakukan di pusat kebugaran seperti tempat gym. Purba membeberkan tips agar tetap aman di gym.

"Yang penting kita tetap waspada dan preventif. Sambil bawa perlengkapan pribadi," katanya.

https://www.instagram.com/p/CGJsxucjv85/

Menurut Purba ada beberapa langkah antisipasi jika ingin tetap nge-gym. Yakni dengan cara mencuci tangan dan mengelap alat sebelum dipakai.

Selain itu, dia juga menyarankan agar membawa perlengkapan pribadi seperti handuk, botol minum, dan hand sanitizer.

Tips lainnya soal asupan sebelum dan sesudah nge-gym, pria yang berdomisili di Desa Jati Wetan, Jati, Kudus itu biasanya mengonsumsi bubur kacang hijau, roti dan telur. Sedangkan setelah melakukan gym, dia rutin mengonsumsi buah-buahan.

Sebagai seorang wasit yang kerap memimpin pertandingan bertaraf internasional, Purba mengaku pergi ke gym menjadi kewajiban.
Sebagai seorang wasit yang kerap memimpin pertandingan bertaraf internasional, Purba mengaku pergi ke gym menjadi kewajiban.Pasalnya, dia harus melatih otot kaki, power, lengan dan dada yang fungsinya untuk menunjang performa kala menjadi hakim di lapangan. Menurut dia ketika liga nantinya jadi bergulir dia sudah siap."Sebenarnya ini kesadaran saya sendiri. Tidak ada program maupun perintah. Jadi ketika nanti kompetisi di bulan November jadi dilanjutkan, saya sudah siap," katanya.Ditanya soal job menjadi pengadil lapangan, pria yang juga mengajar di SMP Bhakti Praja Kaliwungu, Kudus itu belum tahu."Masih nunggu juga. Termasuk laga internasional seperti AFF senior apakah nantinya jadi atau tidak juga masih menunggu kabar," terangnya.Purba juga memberikan saran kepada masyarakat Kudus yang ingin tetap aman saat nge-gym."Saran saya jangan takut berolahraga. Termasuk nge-gym. Karena itu untuk menjaga imunitas tubuh. Yang penting tetap menyesuaikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan gugus tugas," imbuhnya.https://youtu.be/ByRT2DPMs-8Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler