Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pentauan di lapangan, dimulai dari area pintu gerbang Museum Kretek menuju ke utara sampai dengan gerbang utara Balai Desa Getas Pejaten terdapat 44 PKL yang menjajakan dagangannya. Sedangkan tempat cuci tangan yang terbuat dari galon mini hanya ada empat unit.

Beberapa pedagang yang berjualan di area Museum Kretek bisa dibilang lebih taat lantaran sudah mengenakan masker dengan benar. Kendati jumlah cuci tangan yang ada masih terbilang minim.

Sedangkan PKL yang berjualan di area sekitar lapangan sepak bola Getas Pejaten sampai depan balai desa masih didapati pedagang yang tidak memakai masker terlihat melayani pembeli.

Ada juga yang sudah memakai masker tapi tidak benar. Yakni hanya menutup bagian dagu saja.

https://www.instagram.com/p/CGEr7icDNqU/?igshid=vu9o293360ev

Salah seorang PKL yang menerapkan protokol kesehatan dengan benar bernama Suteja. Dia sudah lama menyiapkan tempat cuci tangan. Bentuknya seperti galon kecil.

Di tempat cuci tangan itu, ia menyediakan sabun cair berwarna hijau yang diletakkan di atas galon. Protokol kesehatan juga diterapkan olehnya. Yakni dengan selalu memakai masker. Hal itu terlihat saat melayani pembeli.

"Diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan. Ya saya sediakan. Kami ngikut saja," terangnya, Minggu (11/10/2020).Dia juga mengikuti peraturan jam malam. "Sekarang jam delapan sudah pada tutup dan beres-beres," imbuhnya.Sementara itu, Kepala Desa Getas Pejaten, Kusnadi mengatakan sudah sering mengimbau PKL untuk menerapkan protokol kesehatan. "Sudah terus kami imbau untuk pakai masker dan cuci tangan," katanya.Kusnadi berharap agar PKL yang berjualan di sepanjang Museum Kretek dari utara ke selatan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.https://youtu.be/Po5m1CDan8w Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler