Waspadai Cuaca Ekstrem, Daerah di Kudus Ini Rawan Banjir dan Longsor
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 14 Oktober 2020 09:03:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Musim hujan yang terjadi tahun ini diprakirakan akan diiringi dengan cuaca ekstrem. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus telah memetakan daerah rawan bencana di Kudus. Utamanya untuk daerah rawan longsor dan banjir.
Untuk daerah yang berpotensi longsor biasanya terjadi di daerah atas. Seperti daerah Gebog dan Dawe.
Sementara untuk daerah rawan banjir sering terjadi di daerah Kesambi. Lalu beberapa daerah di Kecamatan Jati, Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Jekulo.
Untuk daerah Jekulo sering terjadi limpasan dan permasalahan sampah. Sementara itu untuk kejadian kebakaran tidak dapat diprediksi.
"Kami sudah memberikan imbauan lewat surat resmi ke desa dan kecamatan. Hal itu sesuai dengan edaran yang diberikan BMKG bahwa tahun ini intensitas hujan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, karena adanya faktor La Lina," jelas Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsaiagaan BPBD Kudus Wiyoto saat ditemui MURIANEWS, Selasa (13/10/2020).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



