Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sulitnya pencapaian itu lantaran per Oktober 2020 ini realisasi dari hasil retribusi parkir tepi jalan umum baru tercapai 34 persen atau sebesar Rp 636.543.000.

Kasubag Tata Usaha UPT Perparkiran dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Reno Agung mengakui jika pihaknya cukup kesulitan memenuhi target itu.

"Masa pandemi ini banyak penurunan retribusi parkir. Karena aktivitas masyarakat turun. Animo masyarakat untuk mengunjungi tempat umum mulai muncul kembali baru-baru ini," katanya, Rabu (14/10/2020).

Menurut dia, jika tahun ini tidak ada pandemi dan besaran retribusi sejak Januari 2020 bisa maksimal secara kontinyu, pihaknya bisa mencapai angka Rp 1 miliar.

"Kami berbicara ketika tidak ada pandemi dan mulai Januari tahun ini kalau bisa maksimal terus, kami rasa bisa mencapai Rp 1 miliar. Itu sudah maksimal. Tapi kan tahun ini kami terdampak pandemi," ujarnya.

Reno mengatakan, terlalu berat jika target PAD dari retribusi parkir tepi jalan umum sebesar Rp 1,8 miliar. Terlebih retribusi parkir tepi jalan umum harus disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

"Juru parkir di lapangan ada berapa. Faktanya mereka setor berapa?. Kami pun enggak bisa maksa karena teman-teman juru parkir memang tidak ada gajian per bulannya. Selain itu, kondisi di lokasi parkir kan berbeda. Ada yang ramai ada yang tidak. Apalagi saat ini musim hujan setoran malam hari tidak bisa diprediksi," terang dia.Saat ini jumlah juru parkir di tepi jalan umum sebanyak 257 orang. Dengan kondisi saat ini menurut dia, capaian sebesar 34 persen itu sudah cukup bagus.Reno berharap ada kajian ulang terkait parkir tepi jalan umun. Pasalnya, kondisi di lapangan dengan besaran target yang diberikan tidak seimbang."Selain keinginan adanya penyesuaian target retribusi parkir tepi jalan umum, kami juga ingin agar ada perhatian dari pemerintah. Utamanya terkait kesejahteraan dan keselamatan juru parkir selama bertugas," harapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler