Kudus Berencana Adopsi Sistem Parkir Berlangganan, Bayarnya Waktu Perpanjangan STNK
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 15 Oktober 2020 12:27:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dengan sistem ini, masyarakat membayar parkir secara komulatif, bersamaan dengan waktu perpanjangan STNK di Samsat. Sehingga masyarakat tidak perlu membayar parkir di tempat.
Rencana mengadopsi sistem parkir berlangganan itu disampaikan Kasubag Tata Usaha UPT Perparkiran dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Reno Agung pada Rabu (14/10/2020) di kantornya.
"Ini masih tahap rencana. Akhir bulan ini kami baru akan ke Bojonegoro untuk melihat bagaimana sistem tata kerjanya," katanya, kepada MURIANEWS.
Jika jadi diadopsi di Kudus, menurut Reno masyarakat tidak perlu membayar parkir di tempat parkir. Nantinya masyarakat akan membayar parkir sekaligus dalam setahun.
Waktunya bersamaan dengan perpanjangan STNK. Jadi misal parkir di jalan, masyarakat tidak ditarik biaya parkir. ”Tapi sekali lagi ini masih rencana," sambungnya.
Ditanya soal alasan mengadopsi sistem parkir berlangganan seperti yang ada di Bojonegoro, Reno mengaku sistem tersebut bisa meningkatkan pandapatan asli daerah (PAD) dari parkir tepi jalan umum.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



