Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Untuk proyek penggantian jembatan ini, Pemkab Kudus hanya mendapat sokongan dana dari Pemprov Jateng dalam program bantuan gubernur (bangub) sebesar Rp 15 miliar. Sementara kebutuhan untuk pembangunan jembatan itu paling tidak minimal Rp 30 miliar.

Dengan dana Rp 30 miliar itu, jembatan akan diganti dengan model rangka. Selain itu, ada juga wacana jika jembatan ini akan dibangun dengan konsep jembatan lengkung. Namun anggaran yang dibutuhkan lebih besar, yakni mencapai Rp 60 miliar.

Kasi Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus Supriyadi mengatakan, pihaknya setidaknya membutuhkan Rp 30 miliar untuk mengganti Jembatan Karangsambung menjadi jembatan rangka.

”Bisa diganti menjadi jembatan rangka supaya jalannya bisa lebar dari yang awalnya tiga meter menjadi enam meter. Namun, kami hanya diberi Bangub Rp 15 miliar. Kalau harus pakai APBD terlalu berat,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Ia menilai untuk mengganti jembatan Karangsambung menjadi jembatan rangka merupakan yang paling logis untuk saat ini. Sementara jika menggunakan konsep jembatan lengkung, akan sulit direalisasikan karena kebutuhan dananya yang besar.

Jembatan Karangsambung saat ini memang perlu peremajaan. Pasalnya, jembatan ini hanya mempunyai lebar tiga meter dan panjang 150 meter. Sehingga tak mampu menampung banyaknya kendaraan yang melintas.
Jembatan Karangsambung saat ini memang perlu peremajaan. Pasalnya, jembatan ini hanya mempunyai lebar tiga meter dan panjang 150 meter. Sehingga tak mampu menampung banyaknya kendaraan yang melintas.Bahkan jika ada mobil yang melintas di jembatan, kendaraan dari arah berlawanan harus rela berhenti. Karena jembatan tak cukup untuk dilintasi dua mobil.”Harapan kami secepat mungkin ada pergantian sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar,” harapnya.Terpisah, salah seorang warga Bae, Umam mengaku Jembatan Karangsambung memang sempit. ”Jembatannya ini masih sempit. Kalau truk lewat tidak bisa simpangan,” terangnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler