Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penyebabnya lantaran di area Museum Kretek tidak ada drainase. Dari pantauan MURIANEWS, debit air hampir menyentuh lutut orang dewasa.

Bahkan air mengenai ruko yang disewa Sugondo salah seorang penjahit sol sepatu.

"Airnya masuk ke sini. Tapi memang di sini langganan kalau hujan langsung banjir tergenang," katanya Kamis (22/10/2020).

Hal senada diungkapkan oleh Sokib, pemilik toko kelontong di seberang Museum Kretek. "Sudah langganan. Kalau hujan mesti banjir. Airnya kadang sampai selutut. Tapi ini sudah agak surut," terangnya.

Sementara itu, Kabid Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kudus Apriliani Hidayati mengatakan jalan di area Museum Kretek memang tidak ada drainase. "Di area Museum Kretek memang saat ini belum ada drainase," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus Harry Wibowo mengatakan akan melakukan penanganan dengan mengalirkan air ke arah selatan."Untuk area Museum Kretek belum ada drainase. Rencananya nanti kami alirkan ke arah selatan yang dulu pabrik Coca-Cola menuju ke arah barat di Superindo yang baru," jelasnya.Menurut dia, apabila dialirkan ke utara menuju ke PO Nusantara yang terletak di Jalan Getas Pejaten, areanya terbilang tinggi. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler