Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu kondisi pohon yang memang sudah rimbun dan tua, juga menjadi penyebabnya. Sebanyak 29 pohon yang roboh itu berada di 15 titik. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 19 juta.

Pohon yang tumbang itu berada di depan Puskesmas Mejobo. Di situ terdapat tiga pohon yang tumbang. Satu pohon bahkan menimpa konter dan empat sepeda motor. Kerugian kurang lebih Rp 10 juta.

Kemudian ada satu pohon yang roboh di depan STAIN Kudus Desa Ngembal Rejo. Lalu ada satu pohon tumbang di Desa Jepang Pakis.

Pohon yang tumbang juga terjadi di Jalan HOS Cokrominoto, jumlahnya tujuh pohon. Pohon itu menimpa atap kios babershop dengan estimasi kerugian Rp 4 juta dan menimpa atap balkon lantai dua warung makan ayam geprek dengan estimasi kerugian Rp 5 juta.

Kemudian, di Jalan PG Rendeng depan BPBD Kudus terdapat empat pohon tumbang. Lalu, di Jalan Suryo Kusumo terdapat tiga pohon tumbang. Sedangkan di depan SPBU Kerawang terdapat dua pohon tumbang.

Lebih lanjut terjadi masing-masing satu pohon tumbang di Jalan Lingkar Tanjung, Jalan Perum Sumber Indah Desa Tenggeles, Jalan Mejobo, Desa Mlati kidul arah GOR, dan depan Asrama Polisi Rendeng.

Kemudian, di Jalan Suryo kusumo utara Pasar Brayung, Desa Getas Pejaten sebelah timur PO Nusantara, dan depan Taman Krida Desa Wergu Wetan.

Baca: Hujan Angin Terjang Kudus, Puluhan Pohon Tumbang dan Ganggu Akses JalanKoordinator Perimbasan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Akrom mengatakan penyebab pohon yang tumbang lantaran angin yang kencang."Penyebabnya karena angin yang kencang dan kondisi pohon yang memang sudah rimbun dan tua," katanya, Rabu (11/11/2020).Lebih lanjut, Akrom mengimbau agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon. "Saran kami jangan berteduh di bawah pohon. Hindari pohon-pohon yang besar dan cari jalan alternatif," imbuhnya.Pihaknya hari ini juga melakukan perimbasan pohon-pohon yang rawan tumbang, dan melakukan pembersihan pohon-pohon yang tumbang. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler