Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu juga ada kelas pagi, Panggung Ngepringan, dan Taman Dolanan.

Keempat acara tersebut digelar di Desa Lau, RT IV, RW III, Dawe, Kudus pada Minggu (15/11/2020) mulai pukul 06.00 WOB sampai pukul 11.00 WIB.

Koordinator lapangan acara launching kampung budaya Piji Wetan, Muhammad Farid mengatakan pada gelaran kelas pagi itu membahas tentang citizen journalism yang diisi oleh Kang Eros dan moderator Zaza.

Lalu, ada gelaran Taman Dolanan Anak yang menyuguhkan permainan tradisional.

"Untuk Taman Dolanan Anak bercerita tentang filosofi permainan tradisional. Misal egrang itu filosofinya apa, terus lompat tali itu filosofinya apa. Supaya generasi muda tahu," katanya.

Lalu, ada Pasar Ampiran. Di sini pengunjung bisa menggunakan uang koin dari kayu untuk membeli makanan tradisional khas Desa Piji Wetan. Seperti keripik talas dan daun kelor.
Lalu, ada Pasar Ampiran. Di sini pengunjung bisa menggunakan uang koin dari kayu untuk membeli makanan tradisional khas Desa Piji Wetan. Seperti keripik talas dan daun kelor.Kemudian, ada Panggung Ngepringan. Yakni pentas rakyat yang menceritakan tentang Legenda Sunan Muria dan asal usul Dukuh Bakaran.Lebih lanjut, menurut Muhammad Farid dengan adanya empat gelaran pada launching Kampung Budaya Piji Wetan itu diharapkan dapat menghidupkan ekonomi warga."Harapannya dengan adanya acara ini bisa menjadi kegiatan yang menghidupkan ekonomi kerakyatan, menumbuhkan semangat guyub rukun dan gotong-royong dalam bermasyarakat," harapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEdito: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler