Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kudus Rofiq Fachri mengatakan, alokasi dana dikurangi lantaran anggaran pada APBD Kudus 2021 bakal dialokasikan ke hal lain.

"Alokasi dana untuk wirausaha baru nantinya dikurangi menjadi Rp 5 juta per orang. Karena alokasi dana dialihkan ke hal lain yang diutamakan," katanya, Senin (30/11/2020).

Dia menyebut, kendati alokasi dana per orang dikurangi, pembentukan wirausaha baru tahun depan masih tetap berjalan. Kuotanya ada 500 wirausaha baru.

"Karena sesuai dengan visi misi bupati Kudus bahwa setiap tahun harus ada 500 wirausaha baru di Kudus," jelasnya.

Nantinya untuk satu kelompok wirausaha baru akan diisi lima orang yang berasal dari satu desa. Masing-masing orang mendapatkan alokasi dana Rp 5 juta. Sehingga dalam satu kelompok mendapatkan Rp 25 juta.

"Untuk syaratnya masyarakat harus punya usaha dulu. Satu kelompok diisi lima orang harus dalam satu desa, supaya koordinasinya mudah. Lima orang itu nantinya sebagai ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota," ujarnya.
"Untuk syaratnya masyarakat harus punya usaha dulu. Satu kelompok diisi lima orang harus dalam satu desa, supaya koordinasinya mudah. Lima orang itu nantinya sebagai ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota," ujarnya.Sebanyak 500 wirausaha baru itu nantinya akan diberi pelatihan terlebih dahulu. Meliputi cara mengelola keuangan, pembukuan sederhana, dan manajemen usaha kecil.Per Oktober 2020, jumlah proposal yang masuk ke Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kudus sebanyak 400 proposal atau sebanyak 2.000 orang."Nantinya tetap kami berlakukan seleksi dan kami pilih 500 orang untuk wirausaha baru tahun depan," imbuh Rofiq. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler