Permintaan dari Luar Pulau Tinggi, Ternak Kalkun di Kudus Masih Sekadar Usaha Sampingan
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 5 Desember 2020 14:10:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ini disebabkan peternak kalkun di Kudus saat ini masih belum fokus terhadap usaha ternak kalkun. Kebanyakan dari mereka masih fokus untuk beternak hewan selain kalkun. Sedangkan ternak kalkun hanya sebagai sampingan.
Menurut Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Agus Setiawan permintaan kalkun ke Kudus cukup tinggi.
"Permintaan kalkun ke Kudus memang masih menjadi tren. Saat ini kami masih butuh peternak yang bergerak di kalkun. Karena permintaan dari luar pulau masih banyak," katanya, Sabtu (05/12/2020).
Agus menyebut, beberapa peternak di Kudus masih asing untuk beternak kalkun dan memasarkannya.
"Permintaan dari Bali dan Kalimantan banyak. Tetapi untuk peternak di Kudus belum bisa kontinyu memproduksi kalkun," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



