Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kerugian akibat pohon tumbang di kompleks wisata Makam Rejenu, Kecamatan Dawe menjadi kerugian terbesar. Yakni sekitar Rp 55 juta. Hal itu disebabkan pohon yang tumbang menimpa lima warung dan satu toilet umum.

Pohon tumbang juga terjadi di Desa Besito, Kecamatan Gebog hingga menimpa satu unit sepeda motor. Kerugian kejadian ini mencapai Rp 1 juta.

Tak hanya itu, pohon tumbang juga terjadi di Dukuh Garungan, Desa Jurang, Kecamatan Gebog. Pohon tersebut menimpa rumah warga hingga mengakibatkan atap mengalami kerusakan. Kerugian kejadian ini mencapai Rp 1 juta.

Selain pohon tumbang, hujan lebat disertai angin kencang merusak dapur rumah salah seorang warga di Dukuh Kumbang, Desa Colo RT III RW IV Kecamatan Dawe yang mengakibatkan kerugian Rp 5 juta.

Pohon tumbang juga terjadi di tempat lain per Senin kemarin. Namun tidak ada kerugian maupun korban jiwa.

Di antaranya pohon tumbang di Desa Gondangmanis, di Jalan Lingkar di Desa Garung Kidul, Desa Getas Pejaten, Desa Pasuruan Kidul, dan di Desa Karangmalang.

Kejadian seperti tanah longsor dan banjir juga terjadi di Kudus. Namun, tidak ada kerugian dan korban jiwa. Yakni longsor di Dukuh Kumbang Desa Colo. Sedangkan banjir limpasan terjadi di Desa Golantepus dan Desa Kesambi.

Baca: Hujan Seharian, Ada 14 Peristiwa Bencana Terjadi di Kudus Hari IniKepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Budi Waluyo membenarkan adanya kerugian yang mencapai Rp 62 juta. "Benar untuk kerugiannya sekitar Rp 62 juta akibat cuaca ekstrem," jelasnya, Selasa (8/12/2020).Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada. "Kami mengimbau masyarakat untuk menggalakkan kebersihan sungai. Lalu, untuk wilayah yang rawan longsor agar tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap pergerakan tanah," sambungnya.Lebih lanjut, terkait pohon yang tumbang, pihaknya juga memberi imbauan agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon."Terkait pohon tumbang memang perlu adanya perimbasan dan peremajaan bagi pohon yang sudah tua," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler