Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seperti yang diketahui, plasma konvalesen merupakan plasma darah yang diambil dari penyintas Covid-19 dan darahnya mengandung antibodi.

Plasma konvalesen itu diberikan kepada pasien penderita Covid-19 yang sedang dalam penanganan sebagai salah satu terapi untuk penyembuhan. Bukan untuk pencegahan virus masuk ke tubuh manusia seperti vaksinasi.

Menurut Direktur RS Aisyiyah Kudus, Hilal Ariadi keberadaan plasma konvalesen hanya sebagai terapi. Keberadaannya tidak bisa menggantikan vaksin Covid-19.

"Plasma konvalesen hanya sebagai terapi bagi seseorang yang terkena Covid-19. Keberadaannya tidak bisa menggantikan vaksin Covid-19," katanya, Sabtu (12/12/2020).

Dia menyebut, secara uji klinis untuk plasma konvalesen juga belum terbukti efektif. Memang menurut dia, ada beberapa pasien yang sembuh setelah menjalani terapi plasma konvalesen.

"Tapi ada juga yang belum bisa sembuh ketika diberi plasma konvalesen," sambungnya.Mengingat kondisi pandemi corona yang belum berakhir, Hilal mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan menaati protokol kesehatan lewat 3M. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak."Saat ini pandemi kan belum berakhir. Untuk masyarakat supaya tetap menerapkan 3M. Selain itu harus ada kewaspadaan secara penuh. Tetap pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler