Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tiga dukuh itu yakni Tanggulangin, Dukuh Gendok, dan Dukuh Barisan. Ini diketahui dari pengobatan gratis yang digelar Puskesmas Jati di Dukuh Tanggulangin, Selasa (15/12/2020).

"Kebanyakan warga mengalami gatal-gatal dan hipertensi. Karena memang terkena air banjir yang sudah sepekan ini. Kondisi air banjir kan kotor. Jadi menyebabkan gatal-gatal," kata Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad.

Sementara itu, untuk penyebab hipertensi menurut dia lantaran riwayat penyakit bawaan. "Kalau yang hipertensi kebanyakan yang sudah sepuh-sepuh dan memang punya riwayat penyakit," sambungnya.

Lebih lanjut, menurut Ahmad kegiatan pengobatan secara gratis itu dilakukan supaya warga di tiga dukuh di Desa Jati Wetan sebagai bentuk pelayanan terhadap warga terdampak banjir.

Baca: 64 Rumah di Tiga Dukuh Desa Jati Wetan Kudus Terendam Banjir

Ahmad menambahkan, rencananya kegiatan pengobatan gratis itu bakal berlangsung secara kontinyu di daerah rawan bencana.
Ahmad menambahkan, rencananya kegiatan pengobatan gratis itu bakal berlangsung secara kontinyu di daerah rawan bencana."Untuk kegiatan pengobatan gratis ini sehari selesai. Tapi ke depan kami berencana mengadakan pengobatan gratis di tempat-tempat rawan banjir lainnya," tandasnya.Sementara itu, salah seorang warga Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Endang ikut berobat lantaran mengaku merasa tidak enak badan."Badan saya pegal-pegal, pusing dan mual sejak dua hari kemarin. Ini juga mengajak anak yang sakit panas, batuk, dan pilek," terangnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News