Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jenglot ditemukan di Makam Mbah Akasah di Desa Burikan, Kecamatan Kota, Kudus. Jenglot berjenis kelamin laki-laki itu kini oleh juru kunci makam telah diserahkan ke pengurus Masjid, Makam dan Menara Kudus.

Mamik Junaedi, juru kuci Makam Mbah Akasah menyebut punya alasan tersendiri kenapa menyerahkan jenglot itu ke Menara Kudus. Menurut dia, Mbah Akasah masih memiliki silsilah dengan Sunan Kudus.

Menurut keterangannya, Mbah Akasah merupakan salah satu putra dari Sunan Kudus. Oleh karena itu dia berpikir untuk menyerahkan jenglot tersebut ke pihak Menara Kudus.

"Mbah Akasah itu yang mbabat alas Desa Burikan ini. Beliau merupakan wali sekaligus merupakan putra dari Sunan Kudus," katanya, Senin (1/3/2021).

[caption id="attachment_207902" align="alignleft" width="880"] Penemuan jenglot di Desa Burikan, Kudus. (Dok. Mamik Junaedi)[/caption]

Menurut dia, saat ini posisi jenglot sudah dibawa oleh pihak Menara Kudus sejak Minggu (28/2/2021) kemarin. Lebih lanjut menurut dia langkah itu diambil supaya lebih aman.

"Saya serahkan ke pihak Menara Kudus itu supaya lebih aman. Karena kalau disimpan di makam terus kurang aman, karena nanti bisa dibongkar juga kalau diletakkan di lemari. Selain itu supaya tidak ada ramai-ramai di sini," ujar dia.

Dia menyebut, sebelumnya di Desa Burikan belum pernah ada temuan jenglot. Bahkan pria berusia 76 tahun itu merasa kaget saat menemukan barang tersebut.

"Saya sendiri kaget dan juga tidak tahu barang seperti itu. Karena itu berkaitan dengan mistis. Entah itu makhluk hidup atau apa saya tidak tahu. Yang jelas tidak bergerak," ujarnya.Sementara itu, Humas Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim saat ditemui awak media membenarkan bahwa jenglot tersebut diserahkan ke pihak Menara Kudus. Namun, dia tidak mengetahui jenglot tersebut disimpan di mana."Ya katanya diserahkan ke Menara Kudus. Tapi saya tidak tahu disimpan dimana," terangnya.Baca: Jenglot yang Ditemukan Warga Kudus Berjenis Kelamin Laki-Laki, Mulut dan Selakangan BerdarahDiberitakan sebelumnya, jenglot tersebut ditemukan di area Makam Mbah Akasah, Desa Burikan pada Sabtu (27/2/2021). Saat itu Mamik Junaedi bersama warga Desa Burikan, Supriyanto sedang bersih-bersih makam Mbah Akasah.Jenglot yang ditemukan berukuran sekitar 15 sampai 20 sentimeter. Saat ditemukan mulut dan selakangannya jenglot berdarah. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler