Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Bonggol pisang temuan warga Kelurahan Purwosari, RT 03, RW 05, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus bisa dibilang aneh. Sebab, bonggol pisang sobo itu memanjang hingga tiga meter.

MURIANEWS mencoba mendatangi langsung di tempat ditemukannya bonggol pisang yang memanjang itu.

Bonggol pisang itu ditemukan oleh Junaedy di terpendam di halaman belakang rumahnya. Dia menemukan saat sedang menggali saluran yang menghubungkan toilet dan septic tank.

"Kalau induk pohon pisangnya sudah saya tebang. Ini yang memanjang saya biarkan dulu seperti ini siapa tahu ada yang mau meneliti atau apa," katanya, Rabu (10/3/2021).

Dia menyebut, ketika hendak menggali saluran dan memindahkan batu bata, justru menemukan bonggol yang menjalar. Kejadian itu baru pertama kali dialaminya.

"Ketika menggali dan memindahkan beberapa batu bata kok nemu seperti batang ada strip-stripnya. Ternyata ini bonggol pisang," terangnya.

Menurut dia. bonggol pisang berukuran panjang seperti itu tidaklah lazim. Sebab, menurutnya panjang bonggol pisang biasanya memiliki ukuran tak lebih dari 10 sentimeter.

"Bonggol buletnya kedil. Nah yang panjang itu tadi di sini jadi satu sama yang bulat ini. Tapi enggak tahu sampai mana ini ujungnya," ujar dia.
"Bonggol buletnya kedil. Nah yang panjang itu tadi di sini jadi satu sama yang bulat ini. Tapi enggak tahu sampai mana ini ujungnya," ujar dia.Baca: Viral Pohon Pisang Berdaun Putih Bak Kain Mori di Dekat Makam di KudusKendati bonggol pisang tersebut tidak lazim, menurut Junaedy pisang yang dihasilkan tumbuh normal. Beberapa hari lalu pisang sobo dijualnya juga laku Rp 175 ribu per satu tundun."Untuk sementara ini saya biarkan dulu bonggolnya seperti ini. Siapa tahu ada yang mau meneliti," ungkapnya.Terpisah, Kabid Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Dewi Masitoh mengatakan bonggol tersebut memang tidak lazim. Namun, perlu diobservasi dulu penyebabnya."Tentunya kalau panjangnya segitu ya tidak lazim. Tapi perlu diobservasi dulu penyebabnya apa. Apakah karena gen atau apa, harus diobservasi dulu," terangnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler