Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Alat timbang milik para pedagang Pasar Kliwon Kudus, ditera ulang oleh Dinas Perdagangan Kudus. Proses pengecekaan ulang ini sudah berlangsung dua hari sejak Selasa (6/4/2021) kemarin.

Dari hasil tera ulang selama dua hari ini ini belum ada temuan timbangan yang anjlok atau berat sebelah.

"Sejauh ini tidak ada temuan timbangan yang anjlok atau berat sebelah," kata Kasi Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus Atok Darmo Broto, Rabu (7/4/2021).

Menurutnya, jika nantinya ada temuan timbangan anjlok dia akan meminta pedagang tersebut untuk mengganti. Jika langkah persuasif itu belum ditaati, pihaknya akan mengambil dan menyita timbangan tersebut.

"Kalau sudah diingatkan untuk diganti tapi tidak diganti nanti timbangannya kita ambil. Kami persuasif dulu untuk mengingatkan," ujarnya.

Lebih lanjut, menurut dia tera ulang timbangan sudah diatur dalam Perda Nomor 8 Tahun 2019 tentang Retribusi dan Pelayanan Tera Ulang. Di situ tertuang biaya retribusi untuk satu tera ulang timbangan sebesar Rp 15 ribu.

Baca: Supaya Tak Ada Kecurangan, Timbangan Pedagang Pasar di Kudus Ditera Ulang

Biaya retribusi itu dibayar oleh pedagang ke Dinas Perdagangan Kudus. Sementara untuk biaya servis tera ulang timbangan sebesar Rp 25 ribu yang dibayarkan oleh pedagang ke pihak ketiga.Menurut Atok, berdasarkan pada data base yang ada, jumlah timbangan di Pasar Kliwon ada 220 unit. Kemarin, ada 80 timbangan yang sudah ditera ulang. Sedangkan hari ini pihaknya menargetkan menyelesaikan sisanya."Harapan kami ingin pedagang pasar tertib ukur dan sadar bahwa jangan sampai ada yang dirugikan," harapnya.Hal yang sama diungkapkan oleh Koordinator Pasar Kliwon, Sugito. Menurutnya tera ulang timbangan dilakukan untuk memberi perlindungan kepada konsumen. Selain itu untuk mewujudkan pasar tertib ukur."Sejauh ini timbangsnnya berasal dari pedagang tekstil, pedagang emas, dan pedagang sembako," ujarnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler