Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Donor darah saat Ramadan tetap aman dan boleh dilakukan. Namun, ada beberapa tips yang harus dilakukan agar tetap aman untuk pendonor yang tengah berpuasa.
Kepala Unit Donor Darah PMI Kudus, dokter Arief Adi Saputro membeberkan tips aman donor darah saat Ramadan. Tentunya dengan beragam persiapan.
"Tetap bisa donor tetapi harus ada persiapan. Mencukupi kebutuhan minum air putih dua liter sehari saat sahur dan berbuka," katanya Kamis (15/4/2021).
Selain itu, untuk malam hari perlu istirahat cukup. Idealnya tujuh sampai delapan jam sehari. Selain itu hindari begadang.
Asupan makanan gizi seimbang juga harus dipenuhi. Baik itu protein maupun zat besi. Gizi yang seimbang itu dapat dipenuhi dengan mengonsumsi daging merah sapi atau kerbau, telur, sayuran, dan kacang-kacangan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Masyarakat melakukan donor darah belum lama ini. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Donor darah saat Ramadan tetap aman dan boleh dilakukan. Namun, ada beberapa tips yang harus dilakukan agar tetap aman untuk pendonor yang tengah berpuasa.
Kepala Unit Donor Darah PMI Kudus, dokter Arief Adi Saputro membeberkan tips aman donor darah saat Ramadan. Tentunya dengan beragam persiapan.
"Tetap bisa donor tetapi harus ada persiapan. Mencukupi kebutuhan minum air putih dua liter sehari saat sahur dan berbuka," katanya Kamis (15/4/2021).
Selain itu, untuk malam hari perlu istirahat cukup. Idealnya tujuh sampai delapan jam sehari. Selain itu hindari begadang.
Asupan makanan gizi seimbang juga harus dipenuhi. Baik itu protein maupun zat besi. Gizi yang seimbang itu dapat dipenuhi dengan mengonsumsi daging merah sapi atau kerbau, telur, sayuran, dan kacang-kacangan.
"Waktunya juga bisa disesuaikan. Kalau pagi kan jaraknya dengan berbuka masih lama ya. Kalau takutnya nanti lemas, bisa dipilih sore hari menjelang berbuka puasa atau setelah buka puasa," ujarnya.
Menurut Arief, volume darah yang terambil saat donor darah sebanyak 350-CC. Dia juga mengimbau bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta untuk tidak melakukan donor darah.
"Bagi yang sehat, donor darah saat Ramadan tetap aman. Tetapi bagi yang memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes, darah tinggi, dan darah rendah tidak dianjurkan," imbuhnya.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Ali Muntoha