BPBD Kudus Butuh Tambahan Mesin Gergaji dan Selang Pemadam, Tapi Tak Ada Anggaran
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 21 April 2021 13:16:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus saat ini membutuhkan tambahan alat pemotong kayu dan selang pompa pemadam kebakaran. Kebutuhan sarpras itu dirasa sudah urgen.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Budi Waluyo. Menurutnya pihaknya membutuhkan tambahan senso dan selang pompa pemadam kebakaran yang baru.
"Saat ini kami paling butuh senso dan selang pemadam kebakaran. Selang pemadam kebakaran yang kami miliki saat ini kondisinya sudah pada bolong. Sehingga tidak maksimal saat di lapangan," katanya, Rabu (21/4/2021).
Ketersediaan alat pemotong kayu yang dimiliki BPBD Kudus saat ini ada enam unit. Sedangkan untuk selang air pemadam kebakaran kondisi saat ini sudah berlubang.
"Alat pemotong kayu perlu kami tambah untuk menunjang kinerja di lapangan. Kalau selang sudah pada berlubang, karena kalau untuk memadamkan api misal di kebun tebu kan ketarik sana-sini sehingga berlubang," ujar Budi Waluyo.
Lebih lanjut, dia membeberkan harga yang dibutuhkan untuk membeli sarpras tersebut. Untuk satu unit mesin gergaji nominalnya Rp 3 juta, untuk ukuran sedang. Sementara harga selang pompa berkisar Rp 3 sampai Rp 5 juta.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas BPBD Kudus memotong batang pohon yang menimpa warung milik warga di kompleks wisata Rejenu, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin (7/12/2020) lalu. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus saat ini membutuhkan tambahan alat pemotong kayu dan selang pompa pemadam kebakaran. Kebutuhan sarpras itu dirasa sudah urgen.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Budi Waluyo. Menurutnya pihaknya membutuhkan tambahan senso dan selang pompa pemadam kebakaran yang baru.
"Saat ini kami paling butuh senso dan selang pemadam kebakaran. Selang pemadam kebakaran yang kami miliki saat ini kondisinya sudah pada bolong. Sehingga tidak maksimal saat di lapangan," katanya, Rabu (21/4/2021).
Ketersediaan alat pemotong kayu yang dimiliki BPBD Kudus saat ini ada enam unit. Sedangkan untuk selang air pemadam kebakaran kondisi saat ini sudah berlubang.
"Alat pemotong kayu perlu kami tambah untuk menunjang kinerja di lapangan. Kalau selang sudah pada berlubang, karena kalau untuk memadamkan api misal di kebun tebu kan ketarik sana-sini sehingga berlubang," ujar Budi Waluyo.
Lebih lanjut, dia membeberkan harga yang dibutuhkan untuk membeli sarpras tersebut. Untuk satu unit mesin gergaji nominalnya Rp 3 juta, untuk ukuran sedang. Sementara harga selang pompa berkisar Rp 3 sampai Rp 5 juta.
Kendati sudah urgen, namun dia tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, tahun ini BPBD Kudus belum mendapatkan kucuran anggaran. Akan tetapi, beberapa waktu lalu Budi Waluyo sudah mengusulkan.
"Beberapa hari lalu kan bertemu dengan Komisi D DPRD Kudus saat LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban). Nah disitu saya sudah mengusulkan agar diberi lewat anggaran Perubahan APBD 2021. Tapi apakah nantinya dapat atau tidak belum tahu," tandasnya.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Ali Muntoha
https://www.youtube.com/watch?v=R-fz35u5Qdo&t=4s