Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Masjid Al Muamar yang berada di RT 05, RW 02, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus mempunyai desain yang sangat indah. Arsitektur masjid ini mengadopsi gaya masjid-masjid yang ada di Negara Turki.

Keindahan desain ini membuat jemaah yang masuk ke dalam masjid menjadi nyaman dan sejuk. Sehingga beribadah di dalam masjid ini menjadi sangat nyaman.

Bentuk Masjid Al Muamar mirip dengan masjid di negara Turki. Kubahnya lebar dan bewarna abu-abu. Bangunan masjid diberi warna dominan putih dengan arsiran abu-abu.

Lalu, di dinding-dinding bagian luar masjid terdapat beberapa lampu hias. Di bagian dalam masjid, di area kubah juga terdapat tulisan kaligrafi.

[caption id="attachment_214757" align="alignleft" width="880"] Warga keluar dari Masjid Al Muamar di Desa Janggalan, Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]

Di area tempat wudu juga dibuat lebih modern. Warna dinding sama dengan warna masjid. Yakni dominasi warna putih dan arsiran abu-abu.

Muhammad Basyir, pengurus Masjid Al Muamar mengungkapkan, gaya arsitektur masjid ini memang dibuat dengan adopsi masjid-masjid yang ada di Turki.

Arti dari Al Muamar menurut dia bermakna "supaya terkenal". Menurut dia yang memberi nama Masjid Al Muamar yakni ulama kharismatik asal Kudus, KH Arwani.

Menurutnya, Masjid Al Muamar sudah tiga kali direnovasi. Renovasi kalai pertama dilakukan pada 1984.Renovasi pertama itu mengubah bagian atap dan sebagian pagar masjid. Di tahun itu juga terdapat penambahan tempat salat perempuan dan pembangunan pesantren."Kemudian renovasi kedua hanya renovasi kecil. Tepatnya tahun 1996. Renovasi dilakukan di tempat wudu pria dan wanita," katanya, Sabtu (24/4/2021).enovasi ketiga kalinya dilakukan pada Juni 2017 silam. Saat itu kubah masjid diganti secara total. Saat ini untuk menara masjid juga masih dalam proses pembangunan."Masjidnya saat ini sudah dua lantai. Kegiatan mengaji dan salat jemaah terus berlangsung di Masjid Al Muamar ini," ungkap Muhammad Basyir.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler