Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Jenazah KH Sya'roni Achmadi direncanakan untuk dikebumikan Selasa (27/4/2021) hari ini pukul 16.00 WIB. Pelayat diminta untuk meninggalkan lokasi rumah duka terlebih dahulu, namun, mayoritas memilih untuk bertahan.

Pengamatan MURIANEWS, Banser NU beberapa kali mengingatkan pelayat untuk meninggalkan lokasi terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar pelayat yang di luar dapat bergantian masuk ke aula untuk melakukan salat jenazah.

"Monggo ingkang ting njero gantian rumiyin kalih tiyang ingkang ting njawi. Supados sami-sami ngajekke mbah yai. (Silahkan untuk yang di dalam bergantian dahulu dengan yang di luar. Supaya sama-sama bisa mendoakan mbah K.H. Sya'roni)," kata seorang lewat pengeras suara.

Salah seorang santri yang memilih bertahan untuk menunggu hingga pukul empat sore bernama Rozaq. Warga Desa Jepang itu sudah datang sejak pukul 13.00 WIB.

"Tanggung kalau pulang. Nunggu di sini saja dulu. Sekalian ikut menyaksikan pemakaman," katanya.
"Tanggung kalau pulang. Nunggu di sini saja dulu. Sekalian ikut menyaksikan pemakaman," katanya.Hal senada disampaikan oleh santri lainnya bernama Alwi. Dia juga datang bersama Rozak. Yakni memilih menunggu berlangsungnya pemakaman. "Sekalian menunggu pemakamannya nanti pukul empat," ujarnya.Pada pukul 14.47 WIB area halaman dekat pelataran makam disterilkan. Area mulai diberi pagar dari tali agar area steril sehingga memudahkan prosesi pemakaman. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler