Percetakan Menara Tertua di Kudus, Penuhi Permintaan Alquran ke Malaysia dan Brunei
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 28 April 2021 15:10:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Percetakan Menara Kudus yang terletak di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus menjadi salah satu percetakan Alquran dan kitab-kitab Islam tertua di Indonesia. Bahkan saat ini satu-satunya di Kudus.
Hingga kini percetakan ini mampu mengekspor Alquran ke beberapa negara. Di anataranya Malaysia dan Brunei Darussalam.
Berdiri pada 1952 silam, Percetakan Menara Kudus membuat 60 item Alquran dengan empat tipe khot setiap harinya. Yakni khot Utsmani, khot Bahriyah, khot Bombay, dan khot standar Departemen Agama Republik Indonesia.
Dalam sehari setidaknya ada dua ribu Alquran di tiap-tiap item yang diproduksi oleh Percetakan Menara. Jumlah tersebut terus berjalan setiap harinya, baik ada pesanan maupun tidak ada pesanan.
[caption id="attachment_215521" align="alignleft" width="880"]
Karyawan Percetakan Menara membuat desain khot Alquran menggunakan komputer. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]"Pemasaran ke Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. Banyak peminat karena ciri khas Alquran yang dipakai di Malaysia dan Brunei Darussalam sama dengan yang kita baca sehari-hari," kata Direktur Percetakan Menara Kudus, Ahmad Fatoni, Rabu (28/4/2021).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Proses koreksi terhadap Alquran yang dicetak Percetakan Menara Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Percetakan Menara Kudus yang terletak di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus menjadi salah satu percetakan Alquran dan kitab-kitab Islam tertua di Indonesia. Bahkan saat ini satu-satunya di Kudus.
Hingga kini percetakan ini mampu mengekspor Alquran ke beberapa negara. Di anataranya Malaysia dan Brunei Darussalam.
Berdiri pada 1952 silam, Percetakan Menara Kudus membuat 60 item Alquran dengan empat tipe khot setiap harinya. Yakni khot Utsmani, khot Bahriyah, khot Bombay, dan khot standar Departemen Agama Republik Indonesia.
Dalam sehari setidaknya ada dua ribu Alquran di tiap-tiap item yang diproduksi oleh Percetakan Menara. Jumlah tersebut terus berjalan setiap harinya, baik ada pesanan maupun tidak ada pesanan.
[caption id="attachment_215521" align="alignleft" width="880"]