Idulfitri di Tengah Pandemi, Bupati Kudus: Silaturahmi Bisa Virtual
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 13 Mei 2021 12:59:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus, HM Hartopo mengimbau warga di Kota Kretek untuk tidak menggelar halalbihalal secara tatap muka atau open house selama Lebaran.
Sebagai gantinya, orang nomor satu di Kudus itu meminta warga melakukan silaturahmi secara virtual. Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19 di masyarakat.
"Silaturahminya bisa diganti secara virtual saja. Kalau kepepet dan harus tatap muka, usahakan bertemunya di halaman rumah. Supaya tidak berkerumun," terangnya, Kamis (13/5/2021).
Hartopo juga meminta bagi warga Kudus yang masih di perantauan untuk tidak pulang kampung. Meski pelarangan mudik akan berakhir tanggal 16 Mei mendatang, bukan berarti warga bisa pulang kampung setelah tanggal tersebut.
"Bagi yang mau pulang kampung setelah tanggal 16 Mei, kami sarankan untuk tidak pulang dulu. Yang dari luar kota jangan ke Kudus juga. Sampai pandemi ini selesai," katanya, Kamis (13/5/2021) usai salat Idulfitri.
Dia menyarankan, biaya yang direncanakan untuk mudik agar ditabung. Yakni untuk kesehatan dan menjaga perekonomian keluarga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Hartopo saat menuju Masjid Agung Kudus, Kamis (13/5/2021). (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus, HM Hartopo mengimbau warga di Kota Kretek untuk tidak menggelar halalbihalal secara tatap muka atau open house selama Lebaran.
Sebagai gantinya, orang nomor satu di Kudus itu meminta warga melakukan silaturahmi secara virtual. Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19 di masyarakat.
"Silaturahminya bisa diganti secara virtual saja. Kalau kepepet dan harus tatap muka, usahakan bertemunya di halaman rumah. Supaya tidak berkerumun," terangnya, Kamis (13/5/2021).
Hartopo juga meminta bagi warga Kudus yang masih di perantauan untuk tidak pulang kampung. Meski pelarangan mudik akan berakhir tanggal 16 Mei mendatang, bukan berarti warga bisa pulang kampung setelah tanggal tersebut.
"Bagi yang mau pulang kampung setelah tanggal 16 Mei, kami sarankan untuk tidak pulang dulu. Yang dari luar kota jangan ke Kudus juga. Sampai pandemi ini selesai," katanya, Kamis (13/5/2021) usai salat Idulfitri.
Dia menyarankan, biaya yang direncanakan untuk mudik agar ditabung. Yakni untuk kesehatan dan menjaga perekonomian keluarga.
Hartopo mengakui, kebijakan yang ditetapkannya dirasa tidak memihak masyarakat. Namun, menurutnya demi kebaikan bersama.
"Saya tahu kebijakan saya tidak memihak masyarakat. Namun, sebagai pimpinan harus mengambil keputusan yang baik," katanya
Hartopo berharap kebijakan yang dibuatnya dapat dipahami masyarakat. Tujuannya demi kebaikan bersama.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Supriyadi