Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Tiga remaja korban ledakan mercon di Kudus Kamis (13/5/2021) lalu dioperasi di RS Mardirahayu, Kudus. Per hari ini, Senin (17/5/2021) kondisinya membaik.

Diketahui, ada empat korban ledakan mercon yang menimpa remaja Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus pada Rabu (12/5/2021) malam. Satu korban berinisial TM (19) dinyatakan meninggal dunia.

Korban TM itu masuk IGD pada Rabu (12/5/2021) pukul 19.00. Lalu, dinyatakan meninggal pukul 19.45

Sedangkan ketiga lainnya yang berinisial KA (19), MF (18), dan MN (16) menjalani operasi hari sejak Kamis (13/5/2021) lalu.

Menurut Dokter Spesialis Bedah Tulang (Ortopedi), dr Jeffry Jonathan Tedjajuwana kondisi ketiganya saat ini membaik. Bahkan korban MN hari ini atau selambat-lambatnya besok Selasa (18/5/2021) sudah diperbolehkan pulang.

Sedangkan dua korban lainnya, KA dan MF masih dalam perawatan. Atau paling tidak kurang dari sepekan lagi baru diperbolehkan pulang."Untuk MN yang luka di bagian tangan kiri hari ini atau besok sudah boleh pulang. Dan akan kami jadwalkan rawat jalan. Kalau yang dua lainnya masih kami rawat dan kemungkinan enggak sampai seminggu boleh pulang," katanya, Senin (17/5/2021).Ia menyebutkan, saat ini baik KA ataupun MF sama-sama mengalami luka di kaki kiri dan kaki kanan. "Keduanya masih kami beri perawatan dulu. Ya paling tidak kurang dari seminggu semoga sudah diperbolehkan pulang," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Supriyadi)

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler