Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Perajin peci goni di Kudus, Marwoto tak pernah menyangka usaha peci goninya laris manis. Modelnya yang klasik dan unik, dengan konsep go green yang diusung dalam produknya ini mampu memikat banyak orang.

Ditemui MURIANEWS di tokonya yang diberi nama MWT Brand di Desa Peganjaran, RT 01, RW 03, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Marwoto menceritakan pengalamannya membuat dan menjual peci goni.

"Bahannya dari daur ulang karung goni. Ingin menonjolkan segi klasik dan go greennya," kata pemuda yang memulai usahanya sejak 2019 lalu.

Peci goni yang dibuatnya ada beragam motif. Ada yang polos dan ada yang diberi motif logo Nahdlatul Ulama (NU). Harganya bervariasi, mulai dari Rp 20 ribu dan Rp 25 ribu.

[caption id="attachment_220289" align="alignleft" width="880"] Perajin peci goni di Kudus, Marwoto menunjukkan peci goni buatannya. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula[/caption]

Peci yang dijualnya itu menjadi best seller. Dalam sebulan, dia bahkan mampu memproduksi seribu peci.

Jika dirata-rata, dalam sehari Marwoto dapat memproduksi 50 sampai 100 peci. "Tiap pekan pasti saya dapat orderan peci goni. Pasti ada pesanan," katanya.Untuk satu karung goni berukuran 120x160 sentimeter, Marwoto mampu menyulapnya menjadi tujuh peci. Menurutnya, peci goni buatannya diminati oleh masyarakat, karena keunikannya.Saat ini pemasaran peci goni yang diproduksi Marwoto sudah merambah ke berbagai daerah. Mulai dari Kudus, berbagai daerah di Jawa, Pontianak, dan di Sumatera."Kalau permintaan paling banyak ya di Jawa. Minatnya tinggi untuk peci goni. Rata-rata pesan via online di Shopee," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntpha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler