Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin terpapar Covid-19. Hasil tesnya keluar per Minggu (30/5/2021) sore kemarin.

Saat dihubungi, Senin (31/5/2021) dr Ahmad Syaifuddin tengah menjalani isolasi di RSI Sunan Kudus.

"Hari ini saya isolasi. Kondisi saya panas, batuk, dan pilek. Sama suara saya agak serak," kata pria yang juga menjabat sebagai Direktur RSI Sunan Kudus itu.

Ia menyampaikan, saat ini untuk indra penciumannya masih berjalan normal. Dia masih dapat mencium aroma dengan normal.

Dokter Ahmad Syaifuddin terpapar covid meski sudah divaksin dua kali. Oleh sebab itu dia mengimbau agar masyarakat tetap taat protokol kesehatan.

"Saya sudah divaksin dua kali. Tapi masih bisa kena Covid-19. Artinya walaupun sudah divaksin masih bisa terpapar Covid-19. Jadi masyarakat harus tetap patuh prokes," ujarnya.

Menurutnya, vaksin ibarat seperti memakai payung saat musim hujan. Bukan berarti tidak bakal terkena air hujan. Melainkan hanya sebagai penangkal agar tidak basah kuyup.
Menurutnya, vaksin ibarat seperti memakai payung saat musim hujan. Bukan berarti tidak bakal terkena air hujan. Melainkan hanya sebagai penangkal agar tidak basah kuyup."Begitu juga dengan vaksin. Walaupun sudah divaksin, tetap bisa terpapar Covid-19," jelas dia.Ia mengimbau agar masyarakat terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab, jika tenaga kesehatan yang terpapar semakin banyak, akan kewalahan merawat masyarakat.Dokter Ahmad Syaifuddin berencana melakukan isolasi hingga dinyatakan sembuh. Setelah itu dia berencana melanjutkan isolasi mandiri di runah selama dua pekan."Saat ini fokus isolasi di RSI dulu sampai sembuh. Setelah itu nanti lanjut isolasi di rumah," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler