Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus telah mengurangi titik penyekatan. Beberapa juga digeser, salah satunya penyekatan SMPN 1 Kudus yang digeser ke Restoran Garuda. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Perhubungan Kudus, Putut Sri Kuncoro.

Dia menjelaskan, keputusan itu untuk memberikan kelonggaran agar masyarakat bisa menuju Taman Bojana Kudus. Pergeseran itu rencananya dimulai pada Selasa (27/7/2021).

“Penyekatan di Taman Bojana besok pagi kami buka. Penyekatan itu dibuka, supaya masyarakat bisa masuk ke Taman Bojana. Harapannya bisa mengembalikan perekonomian di sana,” katanya.

Sebelumnya, para pedagang Taman Bojana mengeluhkan kebijakan penyekatan yang memasuki pusat kota Kabupaten Kudus. Imbasnya, mereka sepi pembeli. Pada 8 Juli 2021 lalu, para pedagang kuliner di sana kompak untuk tutup bersama. Dan membuka kembali pada Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Lima Titik Penyekatan Jalan di Kudus Sudah Dibuka

Pedagang Taman Bojana menyambut baik rencana itu. Namun, beberapa sudah terlanjut kecewa dan memilih tidak berjualan besok (27/7/2021). Pasalnya, pihaknya tidak mendapatkan pengumuman dari pihak terkait perihal rencana tersebut.

“Kalau besok, saya tidak jualan. Karena terlanjut tidak kulakan,” kata Rudi Handoko, salah satu pedagang kuliner.

Pihaknya pun menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Kudus. Kendati begitu, dia berharap tidak hanya di area SMPN 1 Kudus yang digeser.

“Ya bagus tetapi kalau bisa jangan hanya di SMPN 1 Kudus saja yang dilonggarkan,” harapnya.
“Ya bagus tetapi kalau bisa jangan hanya di SMPN 1 Kudus saja yang dilonggarkan,” harapnya.Senada, pedagang lainnya, Rahayu Mei Diawati mengaku tetap tidak akan membuka warungnya besok (27/7/2021). Terlebih jika yang dibuka hanya penyekatan di SMPN 1 Kudus.“Percuma kalau yang dibuka hanya yang di SMPN 1 Kudus. Sementara jalan dari Jalan Dr Loekmono Hadi menuju Simpang Tujuh Kudus masih disekat. Kendaraan dari luar kota tetap tidak bisa ke sini (Taman Bojana Kudus)," katanya, Senin (26/7/2021).Dia berharap penyekatan segera dibuka kembali, sehingga masyarakat dari luar Kudus bisa masuk ke area perkotaan. “Harapannya semua penyekatan bisa dibuka. Supaya orang dari luar Kudus yang mau ke Kudus bisa masuk,” harapnya.Pedagang kuliner Taman Bojana, Zaenal mengapresiasi jika ada kelonggaran di SMPN 1 Kudus. Namun, dia tetap tidak akan buka warung besok Selasa (26/7/2021).Zaenal memilih untuk memantau terlebih dahulu. Jika besok (27/7/2021) benar penyekatan di SMPN 1 Kudus dibuka, dia akan kembali buka pada Rabu (28/7/2021).“Kami apresiasi kalau benar besok penyekatan di area SMPN 1 Kudus dibuka. Tetapi kami juga ingin agar penyekatan lainnya dibuka. Karena tidak semua orang tahu jalan pintas,” harapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler