Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Bulan Dana PMI Kudus yang direncanakan dibuka Juli tahun ini diundur. Hal itu lantaran masih belum meredanya pandemi Covid-19 di Kudus.

Plt Kepala Markas PMI Kudus Daryanto menjelaskan, terkait kapan akan dibuka penggalangan dana ini masih akan dirapatkan terlebih dahulu. Selain itu menurutnya, target penggalangan dana yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 1,3 miliar juga akan disesuaikan.

Pasalnya, penyumbang iuran bulan dana seperti pelajar dan mahasiswa saat ini masih melaksanakan pembelajaran daring.

Daryanto merincikan beberapa sektor yang menjadi pemasukan bulan dana. Di antaranya bagi siswa SD dapat beramal Rp 1 ribu. Sedangkan untuk pelajar SMP dan SMA Rp 2 ribu.

Jumlah yang lebih banyak dikenakan ke masyarakat umum sebesar Rp 3 ribu dan mahasiswa Rp 5 ribu. Sedangkan bagi ASN dikenakan Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu untuk golongan empat.

Khusus bagi ASN iuran untuk bulan dana didasarkan pada golongan ASN. Sehingga nominalnya berbeda.
Khusus bagi ASN iuran untuk bulan dana didasarkan pada golongan ASN. Sehingga nominalnya berbeda."Untuk tahun ini awalnya kami memang menargetkan Rp 1,3 juta. Tetapi karena saat ini masih pandemi Covid-19 sepertinya kami sesuaikan lagi targetnya," katanya, Kamis (29/7/2021).Jika sudah terkumpul, bulan dana tersebut nantinya akan dikembalikan untuk masyarakat. Bentuknya digunakan untuk kegiatan kemanusiaan. Seperti pemberian bantuan warga yang terdampak longsor, banjir, kebakaran, dan lainnya.Kemungkinan target penggalangan dana akan ditetapkan sebesar Rp 400 juta, sama dengan tahun 2020 lalu. Meski demikian, realisasi tahun lalu bisa mencapai sebesar Rp 500 juta. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler