Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Seorang perempuan yang sudah menikah, keinginan utamanya adalah agar bisa segera hamil. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang kemudian mengikuti program kehamil (promil) salah satunya dengan meminum obat penyubur kandungan.

Lalu apakah obat tersebut benar-benar mujarab mampu membuat hamil?

Melalui Forum Tanya Dokter di Smarther Health, dokter kandungan, dr Norazlin Rosli dari Sophea Fertility Malaysia memberikan penjelasan akan hal ini.

Di kanal Smart Health itu ada seorang klien yang menanyakan persoalan obat penyubur kehamilan. Dia menjalani promil sejak dua pekan terakhir.

Setelah mengonsumsi obat pengubur kehamilan itu disebutkannya, dari hasil pemeriksaan dokter diketahui jika sudah terjadi pembesaran sel telur. Namun dia juga mengaku mengalami efek sakit pinggang usai mengonsumsi obat penyubur.

"Setelah minum obat tersebut, seminggu kemudian saya mengalami sakit pinggang. Kata dokter sel telur saya sudah membesar. Saya juga ingin bertanya apakah setelah minum obat penyubur bisa langsung hamil ya?" tanyanya.

Dokter Norazlin Rosli menjawab jika obat penyubur memang bisa mengakibatkan sakit pinggang. Namun, bisa juga diakibatkan hal lainnya.
Dokter Norazlin Rosli menjawab jika obat penyubur memang bisa mengakibatkan sakit pinggang. Namun, bisa juga diakibatkan hal lainnya."sementara sel telur yang membesar harus dikeluarkan melalui proses ovulasi. Prosesnya harus masuk ke tuba falopi dan harus dibuahi oleh sperma yang berkualitas baik dan banyak," terangnya.Setelah itu, nantinya sel telur yang telah dibuahi itu perlu tumbuh dan matang sebelum tumbuh di dinding rahim.Dokter Norazlin Rosli juga menjelaskan tidak ada jaminan menggunakan obat penyubur kehamilan bisa membuat seseorang menjadi cepat hamil."Tidak ada jaminan semua proses ini bisa terjadi. Jadi, mengonsumsi obat penyubur tidak langsung menyebabkan seseorang hamil," pungkasnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler