MURIANEWS, Kudus - Komunitas sepeda Ontoseno Kudus, akan menggelar sejumlah kegiatan untuk memperingati HUT RI ke-76. Kegiatan tersebut rencananya digelar tepat pada 17 Agustus nanti.
Sebagai bagian dari persiapan, mereka melakukan gladi resik pada, Minggu (15/8/2021) pagi. Gladi resik itu dilakukan sekaligus sambil berkampanye tentang penerapan protokol kesehatan (prokes), menggunakan sepeda.
Rencananya Ontoseno akan menggelar kegiatan 'Nyepeda bareng' dan pembacaan deklarasi yang mereka sebut sebagai 'Deklarasi Trisula'. Selain itu juga akan dilakukan pembacaan puisi.
Kegiatan itu nantinya akan dilaksnakan di Stasiun Wergu, Desa Wergu Wetan, Kudus. Gladi Resik yang dilaksanakan, merupakan persiapan akhir untuk kegiatan yang akan dilaksanakan Selasa (17/8/2021).
"Besok tanggal 17 untuk mengenang jasa pahlawan kami akan menggelar upacara detik-detik proklamasi. Hari ini kami lakukan gladi resik sebagai persiapannya," kata Ketua Ontoseno, Sancaka Dwi Supani, Minggu (15/8/2021).
Upacara detik-detik Proklamasi akan dilaksnakan di Gedung Juang 45, kompleks perkantoran Mejobo. Setelah itu pihaknya akan melanjutkan kegiatan 'Nyepeda Bareng', sambil membawa poster bertuliskan imbauan untuk mentaati protokol kesehatan (prokes).
"Kami juga bawa poster bertuliskan taat prokes. Sebagai bentuk membantu pemerintah mengingatkan masyarakat kalau saat ini semua masih berjuang melawan Covid-19," tambahnya.Sesampainya di Stasiun Wergu, pihaknya akan melakukan deklarasi dan parade pembacaan puisi. Tema puisi yang dibaca adalab puisi-puisi bertema perjuangan.Menurut Sancaka, kegiatan ini dirasa penting. Komunitas sepeda Ontoseno Kudus, berharap bisa mengajak masyarakat untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pahlawan."Harapan kami, dengan kegiatan ini bisa menanamkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air. Serta menghormati jasa pahlawan. Setidaknya bagi anggota kami dan mudah-mudahan juga masyarakat pada umumnya," harapnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje
[caption id="attachment_233761" align="alignnone" width="1170"]

Komunitas sepeda Ontoseno Kudus, akan megadakan kegiatan di HUT RI ke-76. (Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Komunitas sepeda Ontoseno Kudus, akan menggelar sejumlah kegiatan untuk memperingati HUT RI ke-76. Kegiatan tersebut rencananya digelar tepat pada 17 Agustus nanti.
Sebagai bagian dari persiapan, mereka melakukan gladi resik pada, Minggu (15/8/2021) pagi. Gladi resik itu dilakukan sekaligus sambil berkampanye tentang penerapan protokol kesehatan (prokes), menggunakan sepeda.
Rencananya Ontoseno akan menggelar kegiatan 'Nyepeda bareng' dan pembacaan deklarasi yang mereka sebut sebagai 'Deklarasi Trisula'. Selain itu juga akan dilakukan pembacaan puisi.
Kegiatan itu nantinya akan dilaksnakan di Stasiun Wergu, Desa Wergu Wetan, Kudus. Gladi Resik yang dilaksanakan, merupakan persiapan akhir untuk kegiatan yang akan dilaksanakan Selasa (17/8/2021).
"Besok tanggal 17 untuk mengenang jasa pahlawan kami akan menggelar upacara detik-detik proklamasi. Hari ini kami lakukan gladi resik sebagai persiapannya," kata Ketua Ontoseno, Sancaka Dwi Supani, Minggu (15/8/2021).
Upacara detik-detik Proklamasi akan dilaksnakan di Gedung Juang 45, kompleks perkantoran Mejobo. Setelah itu pihaknya akan melanjutkan kegiatan 'Nyepeda Bareng', sambil membawa poster bertuliskan imbauan untuk mentaati protokol kesehatan (prokes).
"Kami juga bawa poster bertuliskan taat prokes. Sebagai bentuk membantu pemerintah mengingatkan masyarakat kalau saat ini semua masih berjuang melawan Covid-19," tambahnya.
Sesampainya di Stasiun Wergu, pihaknya akan melakukan deklarasi dan parade pembacaan puisi. Tema puisi yang dibaca adalab puisi-puisi bertema perjuangan.
Menurut Sancaka, kegiatan ini dirasa penting. Komunitas sepeda Ontoseno Kudus, berharap bisa mengajak masyarakat untuk mengingat dan menghargai perjuangan para pahlawan.
"Harapan kami, dengan kegiatan ini bisa menanamkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air. Serta menghormati jasa pahlawan. Setidaknya bagi anggota kami dan mudah-mudahan juga masyarakat pada umumnya," harapnya.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Budi erje