Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pemerintah Desa (Pemdes) Terban menemukan gua yang diduga merupakan peninggalan zaman Jepang. Gua tersebut sudah digali sejak tujuh hari yang lalu.

Gua itu diketahui terletak di wilayah Belik Duren, tepatnya di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Jika diakses dari Balai Desa Terban membutuhkan waktu 30 menit menggunakan jeep. Jaraknya sekitar dua kilometer jika dihitung dari Balai Desa Terban.

Pengamatan MURIANEWS, gua tersebut sudah terlihat dan selesai digali. Panjang gua itu 5,5 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi dua meter.

Kepala Desa Terban, Supeno menjelaskan gua tersebut merupakan peninggalan zaman Jepang. Menurutnya, hal itu tampak dari gua yang berbentuk kotak.

Ia menduga gua tersebut pernah digunakan Jepang untuk melakukan pengintaian. Apalagi, di seberang goa tersebut dulunya merupakan Jalan Daendels.

"Dari sini bisa mengintai Jalan Daendels di seberang sana. Tetapi yang dari Jalan Daendels tidak bisa melihat ke sini," sambungnya.

[caption id="attachment_238219" align="alignleft" width="2560"] Kepala Desa Terban, Supeno menunjukkan Gua yang selesai digali sejak tujuh hari terakhir. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]

Pihaknya berencana akan melakukan finishing dan membersihkan beberapa bagian gua dari sisa-sisa lumpur yang masih menempel di beberapa bagian.

Penemuan ini, lanjutnya, merupakan penemuan gua ketiga di Desa Terban. Sebelumnya, Supeno beserta warga sudah menemukan dua gua, takni Gua Dalem di puncak Patiayam dan Gua T di wilayah gunung Cangkraman."Kalau boleh diberi nama saya beri nama Gua Damar. Jadi total sejauh ini sudah ada tiga gua yang sudah kami temukan dari total 15 gua yang ada di Desa Terban," katanya, Minggu (5/9/2021).Supeno menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk membuka puluhan gua di Desa Terban. Tujuannya supaya bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat wisata."Kami komitmen untuk menggali beberapa gua yang ada di sini. Sejauh ini memang baru tiga gua yang terbuka, harapan kami gua-gua lainnya bisa terbuka juga," terangnya.Dia berharap gua yang sudah ditemukan ini bisa menjadi bagian sejarah. Yakni saat penjajahan zaman Jepang."Harapannya bisa menjadi bagian sejarah. Bahwa dulu di kawasan Patiayam pernah ada pendudukan Jepang," harapnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Supriyadihttps://www.youtube.com/watch?v=kT9nNYWs6rk

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler