Ketua IDI Yakini Kudus Tak Akan Naik ke Level 3, Ini Alasannya
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 1 Oktober 2021 15:24:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin menyakini Kudus tidak akan naik lagi ke level 3 PPKM. Ada beberapa indikator yang membuatnya yakin mengenai hal ini.
Menurutnya per Kamis (30/9/2021) kemarin, pencapaian vaksinasi di Kudus sudah 45 persen untuk dosis pertama. Vaksinasi ini untuk membentuk kekebalan komunal terhadap Covid-19.
"Kalau hitungan manual itu di Kudus sudah 45 persen. Tetapi kalau dilihat dari dashboard aplikasi PeduliLindungi sudah 49 persen," katanya, Jumat (1/10/2021).
Terlebih, menurutnya vaksinasi di Kudus dapat dibilang digelar setiap hari. Mulai di fasilitas kesehatan (faskes) dan di beberapa instansi.
"Insyaallah tidak kembali ke level tiga. Setiap hari di Kudus itu vaksinasi ada terus," katanya, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pelaksanaan vaksinasi di SMP 1 Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin menyakini Kudus tidak akan naik lagi ke level 3 PPKM. Ada beberapa indikator yang membuatnya yakin mengenai hal ini.
Menurutnya per Kamis (30/9/2021) kemarin, pencapaian vaksinasi di