Membuat Bonsai Tak Boleh Asal-Asalan, Ini Tipsnya
Vega Ma'arijil Ula
Minggu, 17 Oktober 2021 12:43:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Pegiat bonsai Kudus, Kasmadi mengatakan membuat bonsai tidak bisa sembarangan. Saat latihan bersama di Kampung Budaya Piji Wetan, dia pun mengajarkan tata cara pembuatan bonsai.
“Di sini saya menjelaskan tata cara pembuatan bonsai. Mulai dari awal yang masih kecil hingga sampai jadi berukuran besar,” kata Kasmadi, Minggu (17/10/2021).
Lebih lanjut, Kasmadi mengatakan untuk menyuburkan bonsai tidak bisa sembarangan. Karena setiap bonsai memiliki media tanam yang berbeda-beda. Ada yang cocok dengan tanah, atau harus dengan media tanam lainnya.
“Misalnya beringin Kimeng itu bisa dicangkok. Sehingga hasilnya jadi lebih bagus dan melekat satu sama lain," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pegiat bonsai, Kasmadi sedang memotong bonsai saat gelaran latber yang diselenggarakan di Kampung Budaya Piji Wetan yang berada di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (17/10/2021). (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Pegiat bonsai Kudus, Kasmadi mengatakan membuat bonsai tidak bisa sembarangan. Saat latihan bersama di Kampung Budaya Piji Wetan, dia pun mengajarkan tata cara pembuatan bonsai.
“Di sini saya menjelaskan tata cara pembuatan bonsai. Mulai dari awal yang masih kecil hingga sampai jadi berukuran besar,” kata Kasmadi, Minggu (17/10/2021).
Lebih lanjut, Kasmadi mengatakan untuk menyuburkan bonsai tidak bisa sembarangan. Karena setiap bonsai memiliki media tanam yang berbeda-beda. Ada yang cocok dengan tanah, atau harus dengan media tanam lainnya.
“Misalnya beringin Kimeng itu bisa dicangkok. Sehingga hasilnya jadi lebih bagus dan melekat satu sama lain," terangnya.
Selain itu, Kasmadi juga memberikan tips agar bonsai disiram setiap hari. Agar bonsai tetap hidup. Untuk media tanam yang digunakan, dia menyarankan agar masyarakat menggunakan media tanam pasir, sekam, atau tanah yang halus.
"Media tanam itu yang bagus untuk bonsai. Sehingga bonsai bisa tumbuh subur," imbuhnya.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi