Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Antrean truk mengular terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Krawang, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Minggu (17/10/2021). Penyebabnya diduga karena terjadi kelangkaan solar.

Pengamatan MURIANEWS pada pukul 13.49 antrean terjadi mulai dari SPBU Krawang hingga ke barat sepanjang Jalan Kudus Pati Km 8. Arus kendaraan dari arah Barat menuju ke timur tersendat akibat truk terhenti di bahu jalan sembari menunggu antrean.

Salah seorang sopir truk tronton, Joko yang membawa truk dari Semarang hendak menuju Malang mengaku kesulitan mendapatkan solar. Dia beberapa kali mencoba menyambangi SPBU sejak dari Semarang hingga SPBU Krawang Kudus ini.

Baca juga: Imbas Pembatasan Solar, Petani di Pati Klimpungan

"Wes njajal kabeh POM bensin. Lagi ntuk ning kene. Iki ae wes antre setengah jam. (Sudah mencoba semua pom bensin. Baru dapat di sini. Ini saja masih mengantre setengah jam)," kata dia, Minggu (17/10/2021).

Hal yang sama juga diungkapkan salah seorang pengguna kendaraan roda empat, Ilham. Dia berangkat dari Demak hendak menuju ke Rembang.

"Saya sudah kesulitan sejak Jumat kemarin. Ini dari Demak mau ke Rembang," ungkapnya, Minggu (17/10/2021).Baca juga: Tak Boleh Beli Solar Pakai Jeriken, Petani Boyolali Parkirkan Puluhan Traktor di SPBUSementara itu, Area Manajer Communication Relations and Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah Sub Sub Holding Commercial and Trading Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho menjelaskan tingginya mobilitas masyarakat membuat permintaan BBM meningkat."Pasca kembali normalnya aktivitas bisnis dan mobilisasi masyarakat, berdampak pada tingginya permintaan BBM," jelasnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler