Menjadi Barista Tak Sekadar Seduh Kopi, Tapi Harus Bisa Ini
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 22 Oktober 2021 12:42:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Keluarga buruh rokok di Kabupaten Rokok mengikuti pelatihan untuk menjadi pengusaha selama sepekan ini. Di antaranya pelatihan barista yang berakhir Jumat (22/10/2021) hari ini.
Instruktur Pelatihan Barista yang juga owner Gotcha Coffee Roastery Semarang Nanda Dika Arseno menyampaikan, peserta selama pelatihan diajari 30 persen teori dan 70 persen praktik.
Dia menambahkan, beragam informasi soal kopi sudah diberikannya. Menurutnya membuat kopi tidak serta merta menyedu lalu diberikan ke konsumen.
"Kami sampaikan ke teman-teman pelatihan bahwa tugas barista tidak hanya bikin kopi terus selesai. Tetapi bagaimana seorang barista itu memberikan pelayanan kepada customer," katanya.
Nanda menyampaikan, di Kudus sendiri bisa dibilang sudah banyak coffee shop. Oleh sebab itu, pelayanan kepada konsumen juga harus baik. Sehingga konsumen bisa datang kembali.
"Menghargai pelanggan itu penting. Aspek lainnya tentunya juga didukung dengan manajemen keuangan yang baik. Kalau keuangan bagus dan tertata rapi, coffee shop akan stabil," ungkapnya.
Baca: Mandiri Sejak Kecil, Dara Cantik di Kudus Ini Biayai Kuliah dari Nyanyi dan Jadi Barista
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Instruktur Pelatihan Barista Nanda Dika Arseno (kemeja biru) memberikan arahan meracik kopi. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Keluarga buruh rokok di Kabupaten Rokok mengikuti pelatihan untuk menjadi pengusaha selama sepekan ini. Di antaranya pelatihan barista yang berakhir Jumat (22/10/2021) hari ini.
Instruktur Pelatihan Barista yang juga owner Gotcha Coffee Roastery Semarang Nanda Dika Arseno menyampaikan, peserta selama pelatihan diajari 30 persen teori dan 70 persen praktik.
Dia menambahkan, beragam informasi soal kopi sudah diberikannya. Menurutnya membuat kopi tidak serta merta menyedu lalu diberikan ke konsumen.
"Kami sampaikan ke teman-teman pelatihan bahwa tugas barista tidak hanya bikin kopi terus selesai. Tetapi bagaimana seorang barista itu memberikan pelayanan kepada customer," katanya.
Nanda menyampaikan, di Kudus sendiri bisa dibilang sudah banyak coffee shop. Oleh sebab itu, pelayanan kepada konsumen juga harus baik. Sehingga konsumen bisa datang kembali.
"Menghargai pelanggan itu penting. Aspek lainnya tentunya juga didukung dengan manajemen keuangan yang baik. Kalau keuangan bagus dan tertata rapi, coffee shop akan stabil," ungkapnya.
Baca: