Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Perajin siluet wajah di Kabupaten Kudus, Nunung Ervana mengaku tidak terdampak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga. Penjualan siluet wajah miliknya sejauh ini masih stabil.

Nunung biasa menggarap siluet wajah di kediamannya di RT 01, RW 04, Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kudus. Dia telah menyelesaikan beberapa siluet wajah tokoh bangsa.

Di antaranya siluet wajah Soekarno, Gus Baha, Maimun Zubair, Jokowi, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, Gus Dur, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, dan Habib Ja'far Alkaff.

Rata-rata pemesanan custom siluet wajah. Pembelinya berasal dari Kudus hingga luar kota. Seperti Jakarta dan Bogor. Menurut dia setidaknya dua hari sekali ada pesanan.

"Masih sama tidak ada perubahan. Sejauh ini masih normal karena dalam sebulan masih ada lima sampai sepuluh pesanan," katanya, Rabu (27/10/2021).

Baca: Sandiaga Uno Kepincut Sketsa Wajah dari Bahan Sandal Bikinan Orang KudusLebih lanjut, pembeli yang memesan siluet wajah itu memesan beragam ukuran. Mulai dari ukuran 35 cm x 45 cm, ukuran 55 cm x 60 cm, dan ukuran lainnya sesuai permintaan pelanggan."Harapannya penjualan bisa terus ada. Selain itu saya berkeinginan karya saya bisa masuk istana. Kalau sejauh ini kan yang pesan baru menteri-menteri," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler