Soal Gelombang Ketiga Covid-19, IDI Kudus: Kuncinya di Nataru
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 12 November 2021 11:26:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Epidemiolog memprediksi adanya gelombang ketiga Covid-19 yang melanda Indonesia. Lonjakan kasus Covid-19 ini diperkirakan akan muncul setelah momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin mengatakan, kunci adanya gelombang ketiga Covid-19 ada di momen Nataru. Sebab, di situ diprediksi banyak orang yang akan berkerumun dan melonggarkan protokol kesehatan (prokes).
"Kalau nanti di saat momen Nataru banyak kegiatan dan aktivitas tanpa prokes, maka bisa terjadi lonjakan ketiga," katanya, Jumat (12/11/2021).
Namun, jika di momen Nataru itu dapat dikendalikan, potensi terjadinya gelombang Covid-19 dapat ditekan.
"Ketika nanti setelah Nataru tidak ada lonjakan, maka gelombang ketiga Covid-19 tidak terjadi. Semuanya bergantung mobilitas kita," sambungnya.
Baca: Jateng Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga Covid saat Libur Akhir Tahun
Oleh sebab itu, menurutnya kuncinya ada di momen Nataru. Pihaknya juga mengimbau agar warga tidak kendor dalam prokes.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Nakes tengah melintasi koridor Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Epidemiolog memprediksi adanya gelombang ketiga Covid-19 yang melanda Indonesia. Lonjakan kasus Covid-19 ini diperkirakan akan muncul setelah momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI)