Usung Go Green, Pembatik di Kudus Pilih Pakai Pewarna Alami
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 13 November 2021 12:46:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Owner Tere Batik, Teresia Leony Widihastuti memilih menggunakan pewarna alami dalam pembuatan batik. Hal itu sebagai bentuk mengusung semangat go green.
Tere-sapaan akrab Teresia Leony Widihastuti mengatakan, dia memulai menekuni pewarnaan alami sejak setahun terakhir. Menurutnya langkah itu diambil untuk mendukung ramah lingkungan.
"Sebenarnya pewarnaan alam itu sudah ada sejak dulu. Pembatik-pembatik juga sudah mencoba. Terus berangsurnya zaman pada pakai pewarna sintetis. Terus berangkat dari situ saya mencoba pewarnaan alami," katanya, Sabtu (13/11/2021).
Menurutnya, proses membatik tetap sama. Yakni dengan cara dicanting. Namun, pewarnaannya menggunakan pewarna alam.
"Jadi ini bukan ecoprint lho ya. Tetap batik tetapi pewarnaannya saja menggunakan pewarna alami," terangnya.
Baca: Motif Batik di Kudus Ini Terinsipirasi dari Gajah Purba
Kepada MURIANEWS, Tere menunjukkan beberapa bahan yang digunakan untuk membuat pewarna alami. Seperti kayu secang, kayu mahoni, dan tumbuhan indigofera.
"Kayu secang itu nanti warnanya jadi ungu. Kayu mahoni nanti warnanya jadi cokelat. Kalau tumbuhan indigofera warnanya jadi biru," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Owner Tere Batik, Teresia Leony Widihastuti menunjukkan motif menggunakan pewarna alami. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Owner Tere Batik, Teresia Leony Widihastuti memilih menggunakan pewarna alami dalam pembuatan batik. Hal itu sebagai bentuk mengusung semangat go green.
Tere-sapaan akrab Teresia Leony Widihastuti mengatakan, dia memulai menekuni pewarnaan alami sejak setahun terakhir. Menurutnya langkah itu diambil untuk mendukung ramah lingkungan.
"Sebenarnya pewarnaan alam itu sudah ada sejak dulu. Pembatik-pembatik juga sudah mencoba. Terus berangsurnya zaman pada pakai pewarna sintetis. Terus berangkat dari situ saya mencoba pewarnaan alami," katanya, Sabtu (13/11/2021).
Menurutnya, proses membatik tetap sama. Yakni dengan cara dicanting. Namun, pewarnaannya menggunakan pewarna alam.
"Jadi ini bukan ecoprint lho ya. Tetap batik tetapi pewarnaannya saja menggunakan pewarna alami," terangnya.
Baca: