Sejarah Petilasan Tokoh Wayang di Rahtawu Kudus Bakal Dikaji
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 18 November 2021 15:29:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Desa Rahtawu di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, terdapat sejumlah petilasan dengan nama-nama tokoh wayang. Petilasan-petilasan ini akan dikaji sejarahnya, termasuk cerita folklor yang meliputinya.
Kepala Desa Rahtawu, Rasmadi Didik Aryadi mengatakan tujuan pengkajian itu untuk melestarikan sejarah di Desa Rahtawu.
"Tujuannya untuk meluruskan pandangan masyarakat tentang kebenaran yang ada terkait sejarah petilasan yang ada di Desa Rahtawu," katanya, Kamis (18/11/2021).
Baca: Mitos di Rahtawu Kudus, Bencana dari Nanggap Wayang
Menurutnya, kajian yang dilakukan itu dilakukan dengan cara mengumpulkan data tentang pewayangan. Data itu nantinya akan dikaitkan dengan beberapa petilasan di Desa Rahtawu yang dikroscek melalui sejarawan dan akademisi.
"Misalnya di Petilasan Begawan Abiyoso dalam sejarah itu siapa. Kok bisa ada petilasannya di Rahtawu, awal mulanya gimana. Kemudian di Desa Rahtawu kok tidak boleh nanggap wayang itu ceritanya gimana," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga tampak berada di ujung gang salah satu petilasan di Rahtawu, Kudus. (MURIANEWS)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Desa Rahtawu di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, terdapat sejumlah petilasan dengan nama-nama tokoh wayang. Petilasan-petilasan ini akan dikaji sejarahnya, termasuk cerita folklor yang meliputinya.
Kepala Desa Rahtawu, Rasmadi Didik Aryadi mengatakan tujuan pengkajian itu untuk melestarikan sejarah di Desa Rahtawu.
"Tujuannya untuk meluruskan pandangan masyarakat tentang kebenaran yang ada terkait sejarah petilasan yang ada di Desa Rahtawu," katanya, Kamis (18/11/2021).
Baca: