Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Desa Rahtawu di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, terdapat sejumlah petilasan dengan nama-nama tokoh wayang. Petilasan-petilasan ini akan dikaji sejarahnya, termasuk cerita folklor yang meliputinya.

Kepala Desa Rahtawu, Rasmadi Didik Aryadi mengatakan tujuan pengkajian itu untuk melestarikan sejarah di Desa Rahtawu.

"Tujuannya untuk meluruskan pandangan masyarakat tentang kebenaran yang ada terkait sejarah petilasan yang ada di Desa Rahtawu," katanya, Kamis (18/11/2021).

Baca: Mitos di Rahtawu Kudus, Bencana dari Nanggap Wayang

Menurutnya, kajian yang dilakukan itu dilakukan dengan cara mengumpulkan data tentang pewayangan. Data itu nantinya akan dikaitkan dengan beberapa petilasan di Desa Rahtawu yang dikroscek melalui sejarawan dan akademisi.

"Misalnya di Petilasan Begawan Abiyoso dalam sejarah itu siapa. Kok bisa ada petilasannya di Rahtawu, awal mulanya gimana. Kemudian di Desa Rahtawu kok tidak boleh nanggap wayang itu ceritanya gimana," ujarnya.

Baca: Ketika Pakubuwono X Melewati Gapura Kalacakra yang Terkenal MagisMenurutnya, di Desa Rahtawu terdapat sekitar 80 petilasan. Di antaranya petilasan Begawan Abiyoso, petilasan Eyang Sakri, petilasan Pandudewanata, petilasan Eyang Semar, dan petilasan lainnya."Rencana untuk kajian kita satu per satu. Mulai awal tahun nanti kami mulai. Kami juga akan menggandeng sejarawan, akademisi, dan sesepuh setempat," ujarnya.Output dari pengkajian itu nantinya dapat menarik wisatawan. Sehingga banyak warga yang dapat menyambagi Desa Rahtawu. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler