Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Praktisi kesehatan Kabupaten Kudus memprediksi adanya gelombang ketiga lonjakan Covid-19. Ada dua hal yang menjadi penyebab bencana itu terjadi.

Praktisi dan Pengamat Kesehatan Kabupaten Kudus, Wahyu Widjanarko mengatakan penyebab pertama kendornya protokol kesehatan di masyarakat. Selanjutnya, pergerakan masif saat libur natal dan tahun baru (Nataru)

“Di beberapa negara Eropa saat ini sudah terjadi gelombang lonjakan Covid-19 keempat. Padahal cakupan vaksinasi di negara-negara Eropa tersebut sudah lebih bagus daripada Indonesia. Jadi bukan tidak mungkin di Indonesia juga bisa terjadi gelombang ketiga,” katanya pada MURIANEWS, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Jelang Nataru, Pemerintah Siapkan Aturan Pencegah Lonjakan Covid

Menurutnya, terjadinya gelombang ketiga atau tidak bergantung dari pergerakan masyarakat saat Nataru. Oleh sebab itu, dia menyampaikan agar masyarakat menahan diri untuk tidak keluar rumah.

“Memang cakupan vaksinasi sudah banyak. Tetapi nyatanya, negara-negara Eropa yang sudah bagus cakupan vaksinasinya masih terjadi gelombang keempat,” terangnya.
“Memang cakupan vaksinasi sudah banyak. Tetapi nyatanya, negara-negara Eropa yang sudah bagus cakupan vaksinasinya masih terjadi gelombang keempat,” terangnya.Baca juga: Bupati Ingatkan Potensi Lonjakan Covid Jelang NataruDia juga mengatakan protokol kesehatan harus diperhatikan dengan benar. Pasalnya ketika prokes kendor akan berdampak pada terjadinya lonjakan Covid-19.“Harapannya masyarakat bisa memahami hal ini. Sehingga tidak terjadi gelombang lonjakan ketiga Covid-19,” imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler