Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Kabupaten Kudus dirasa cocok untuk mengembangkan tanaman obat. Sebab, tanaman obat diklaim dapat tumbuh subur di Kudus.
Dosen Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang, Dr Lianah menyebut jika Kudus secara ekologis sangat cocok untuk tanaman obat. Pasalnya, beberapa daerah di Kudus memiliki ketinggian yang bisa digunakan untuk mengembangkan tanaman obat.
"Lengkuas di Kudus itu bisa tumbuh subur. Kemudian kencur dan jahe-jahean juga cocok kalau ditanam di Kudus," katanya, Selasa (30/11/2021).
Menurutnya, sejauh ini masyarakat Kudus belum begitu tertarik untuk mengembangkan tanaman obat. Sehingga, masih ada yang enggan menanam sendiri dan lebih memilih membeli.
"Padahal di Kudus kan ada wisata religi. Seharusnya menjadi peluang juga ketika bisa menanam sendiri, kemudian dijual. Tanaman obat bisa dijual di beberapa tempat wisata religi,” ujarnya.
Baca: Jadi Bahan Obat Herbal, 3,6 Ton Daun Lompong Kering Asal Semarang Diekspor ke Australia
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Dosen Prodi Biologi UIN Walisongo Semarang, Dr Lianah menjelaskan beberapa tananam obat. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Kabupaten Kudus dirasa cocok untuk mengembangkan tanaman obat. Sebab, tanaman obat diklaim dapat tumbuh subur di Kudus.
Dosen Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang, Dr Lianah menyebut jika Kudus secara ekologis sangat cocok untuk tanaman obat. Pasalnya, beberapa daerah di Kudus memiliki ketinggian yang bisa digunakan untuk mengembangkan tanaman obat.
"Lengkuas di Kudus itu bisa tumbuh subur. Kemudian kencur dan jahe-jahean juga cocok kalau ditanam di Kudus," katanya, Selasa (30/11/2021).
Menurutnya, sejauh ini masyarakat Kudus belum begitu tertarik untuk mengembangkan tanaman obat. Sehingga, masih ada yang enggan menanam sendiri dan lebih memilih membeli.
"Padahal di Kudus kan ada wisata religi. Seharusnya menjadi peluang juga ketika bisa menanam sendiri, kemudian dijual. Tanaman obat bisa dijual di beberapa tempat wisata religi,” ujarnya.
Baca: