88 Orang di Kudus Tertular HIV/AIDS, Begini Gejalanya
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 1 Desember 2021 15:47:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Temuan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kudus hingga September tercatat ada 88 kasus. Dari jumlah itu, laki-laki yang paling mendominasi.
Dari data yang dihimpun MURIANEWS, dari 88 kasus HIV/AIDS itu, 59 di antaranya merupakan laki-laki dan 29 sisanya adalah perempuan.
"Per September ini ada 88 kasus. Kalau untuk Oktober tahun ini belum masuk data laporannya," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto, Rabu (1/12/2021).
Menurutnya, ada beberapa gejala yang dialami oleh pengidap HIV/AIDS. Seperti diare yang tidak kunjung sembuh, sariawan berkepanjangan, dan terjadi penurunan berat badan yang ekstrem.
"Mayoritas itu sering terlambat untuk check-up ke puskesmas atau rumah sakit. Ketika sudah lima tahun atau sepuluh tahun baru diketahui kalau dirinya mengidap HIV/AIDS," ujarnya.
Baca: Dua Bayi di Kudus Terinveksi HIV-AIDS, Satu Meninggal Dunia
Nuryanto melanjutkan, kebanyakan dari pengidap HIV/AIDS enggan periksa karena takut dengan stigma. Alhasil, penyakit mereka baru terdeteksi jika kondisinya telah cukup parah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Nuryanto, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Temuan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kudus hingga September tercatat ada 88 kasus. Dari jumlah itu, laki-laki yang paling mendominasi.
Dari data yang dihimpun MURIANEWS, dari 88 kasus HIV/AIDS itu, 59 di antaranya merupakan laki-laki dan 29 sisanya adalah perempuan.
"Per September ini ada 88 kasus. Kalau untuk Oktober tahun ini belum masuk data laporannya," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto, Rabu (1/12/2021).
Menurutnya, ada beberapa gejala yang dialami oleh pengidap HIV/AIDS. Seperti diare yang tidak kunjung sembuh, sariawan berkepanjangan, dan terjadi penurunan berat badan yang ekstrem.
"Mayoritas itu sering terlambat untuk check-up ke puskesmas atau rumah sakit. Ketika sudah lima tahun atau sepuluh tahun baru diketahui kalau dirinya mengidap HIV/AIDS," ujarnya.
Baca: