Pelaku UMKM di Kudus Dikenalkan Cara untuk Cari Modal
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 1 Desember 2021 16:29:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Sebanyak 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kudus diberi edukasi soal permodalan. Hal itu untuk menjembatani para UMKM di Kudus agar bisa mengembangkan usahanya.
Kepala Bidang Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus, Rofiq Fachri menyebut, permodalan berpengaruh bagi pelaku UMKM. Terlebih, menurutnya pandemi Covid-19 secara tidak langsung membuat UMKM terdampak.
"Salah satu permasalahan UMKM saat ini karena terkendala permodalan. Makanya hari ini kami pertemukan pelaku UMKM dengan perbankan," katanya, Rabu (1/12/2021).
Baca: Produk UMKM Berdaya Saing, Tapi Tak Punya Akses Ekspor
Menurut Rofiq ada dua perbankan yang dihadirkan pada hari ini, Rabu (1/12/2021) di Gedung Dekopinda, Kudus. Yakni Bank Jateng Syariah Kudus dan Bank Permata Kudus.
"Tujuan kami sosialisasikan pembiayaan agar UMKM tahu ketika mereka membutuhkan permodalan harus ke mana," terangnya.
Menurutnya, meminjam modal ke bank jauh lebih aman daripada harus lewat pinjaman online atau rentenir.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pelaku UMKM Kudus diberi edukasi terkait pinjaman modal. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Sebanyak 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kudus diberi edukasi soal permodalan. Hal itu untuk menjembatani para UMKM di Kudus agar bisa mengembangkan usahanya.
Kepala Bidang Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi UKM Kabupaten Kudus, Rofiq Fachri menyebut, permodalan berpengaruh bagi pelaku UMKM. Terlebih, menurutnya pandemi Covid-19 secara tidak langsung membuat UMKM terdampak.
"Salah satu permasalahan UMKM saat ini karena terkendala permodalan. Makanya hari ini kami pertemukan pelaku UMKM dengan perbankan," katanya, Rabu (1/12/2021).
Baca: