Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga cabai di Kabupaten Kudus mengalami kenaikan yang cukup drastis. Bahkan kenaikannya hampir seratus persen sejak beberapa hari terakhir

Pedagang sayuran di Pasar Bitingan, Kudus, Tutik Asiani mengatakan harga cabai rawit merah saat ini Rp 65 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai rawit mereah hanya di kisaran Rp 30 ribuan.

"Naik 100 persen. Biasanya itu Rp 30 ribu per kilogram. Kemarin sempat Rp 60 ribu per Kilogram, tetapi hari ini Rp 65 ribu lagi," katanya, Sabtu (4/12/2021).

Hal serupa juga terjadi pada cabai rawit hijau yang saat ini harganya menyentuh Rp 40 ribu per Kilogram sejak empat hari lalu. Padahal, biasanya Rp 15 ribu per kilogram.

"Kalau cabai merah keriting saat ini stabil Rp 35 ribu sekilo. Bawang putih stabil di harga Rp 26 ribu sekilo. Sedangkan untuk bawang merah naik sedikit dari yang biasanya Rp 15 ribu sekarang jadi Rp 20 ribu," terangnya.

Baca: Puluhan Warga Kudus Antre Jadi TKI di Tengah Pandemi

Menurut, Tutik kenaikan harga cabai itu karena mendekati dengan Nataru tahun ini. Menurutnya, kenaikan harga seperti ini rutin terjadi setiap tahun.

"Biasanya normal lagi harganya setelah Nataru," ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga itu berpengaruh pada daya beli masyarakat. Pembeli yang biasanya membeli satu kilogram, saat ini membeli dengan jumlah yang lebih sedikit."Biasanya ada yang beli 1/4 kilogram sekarang paling hanya beli satu ons. Pastinya berpengaruh juga di pendapatan saya. Tetapi saya tidak bisa menyebutkan nominalnya," imbuhnya.Baca: Setelah Terpuruk, Cabai di Pati Mulai Pedas LagiSalah seorang pembeli, Lely mengurangi jumlah pembelian cabai. Sebab, harganya mahal."Ya beli lebih sedikit dari yang biasanya. Karena harganya saat ini kan lagi naik," imbuhnya.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler