Varian Omicron 500 Persen Lebih Menular, Tetap Waspada
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 4 Desember 2021 15:35:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Covid-19 varian Omicron diklaim mampu menular lebih tinggi ketimbang varian Delta. Bahkan disebut 500 lebih menular dari virus aslinya.
Varian Omicron dikenal juga dengan nama B11529. Per 2 Desember 2021, Varian Omicron sudah ditemukan di 25 negara.
Di antaranya Afrika Selatan, Botswana, Nigeria, Inggris, Hongkong, Kanada, Belanda, Spanyol, Korea Selatan, dan Brazil
Varian Omicron juga ditemukan di Italia, Belgia, Israel, Australia, Austria, Reunion, Jerman, Ceko, Jepang, dan Norwegia. Kemudian di AS, Swedia, Portugal, Perancis, dan Singapura.
Pemerhati Covid-19 Kabupaten Kudus, dokter Wahyu Widjanarko menyebut, jika WHO (World Health Organization) sudah membenarkan adanya hal ini.
"Makanya Varian Omicron ini dikategorikan ke Varian of Concern (VOC). VOC itu merupakan kategori tertinggi bagi varian Covid-19," katanya, Sabtu (4/12/2021).
Selain transmisi yang lebih cepat, Dokter Wahyu juga menyebut mutasi varian Omicron lebih cepat menginfeksi bagian reseptor tubuh seseorang.
Baca: Omicron Masuk Singapura, Jokowi Beri Warning
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi vaksinasi (Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Covid-19 varian Omicron diklaim mampu menular lebih tinggi ketimbang varian Delta. Bahkan disebut 500 lebih menular dari virus aslinya.
Varian Omicron dikenal juga dengan nama B11529. Per 2 Desember 2021, Varian Omicron sudah ditemukan di 25 negara.
Di antaranya Afrika Selatan, Botswana, Nigeria, Inggris, Hongkong, Kanada, Belanda, Spanyol, Korea Selatan, dan Brazil
Varian Omicron juga ditemukan di Italia, Belgia, Israel, Australia, Austria, Reunion, Jerman, Ceko, Jepang, dan Norwegia. Kemudian di AS, Swedia, Portugal, Perancis, dan Singapura.
Pemerhati Covid-19 Kabupaten Kudus, dokter Wahyu Widjanarko menyebut, jika WHO (World Health Organization) sudah membenarkan adanya hal ini.
"Makanya Varian Omicron ini dikategorikan ke Varian of Concern (VOC). VOC itu merupakan kategori tertinggi bagi varian Covid-19," katanya, Sabtu (4/12/2021).
Selain transmisi yang lebih cepat, Dokter Wahyu juga menyebut mutasi varian Omicron lebih cepat menginfeksi bagian reseptor tubuh seseorang.
Baca: