Hingga Februari 2022 Kudus Rentan Diterjang Bencana
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 11 Desember 2021 09:43:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus rentan diterjang bencana alam hingga Februari 2022 mendatang. Pasalnya, cuaca ekstrem akibat La Lina diperkirakan akan berlangsung hingga Februari.
Kepala Seksi pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Wiyoto mengatakan, beberapa wilayah di Kudus masih menjadi zona merah bencana. Seperti di Desa Glagahwaru yang sering terjadi puting beliung.
"Puting beliung terjadi karena memang faktor alam. Kemudian di Desa Wonosoco tahun ini sudah dua kali banjir karena Pegunungan Kendeng yang gundul," katanya, Sabtu (11/12/2021).
Baca; Sebulan, Desa di Kudus Ini Dua Kali Diterjang Banjir Bandang
Selain puting beliung dan banjir, Wiyoto menyebut beberapa desa di Kudus juga rawan bencana tanah longsor. Seperti di Desa Rahtawu, Desa Kambangan, Desa Colo, dan Desa Japan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: Banjir bandang Wonosoco, Kudus. (MURIANEWS/Yuda auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus rentan diterjang bencana alam hingga Februari 2022 mendatang. Pasalnya, cuaca ekstrem akibat La Lina diperkirakan akan berlangsung hingga Februari.
Kepala Seksi pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Wiyoto mengatakan, beberapa wilayah di Kudus masih menjadi zona merah bencana. Seperti di Desa Glagahwaru yang sering terjadi puting beliung.
"Puting beliung terjadi karena memang faktor alam. Kemudian di Desa Wonosoco tahun ini sudah dua kali banjir karena Pegunungan Kendeng yang gundul," katanya, Sabtu (11/12/2021).
Baca;