Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Disnakerperinkop dan UKM) Kudus berencana membangun Omah UMKM pada 2022 mendatang. Hal itu bertujuan untuk mengembangkan produk UMKM di Kudus.

Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, pembangunannya dianggarkan sebesar Rp 500 juta.

Rencananya lokasi Omah UMKM berada di kompleks Kantor Disnakerperinkop dan UKM Kudus. Pihaknya berencana memanfaatkan bekas gudang Balai Latihan Kerja (BLK) untuk disulap sebagai Omah UMKM.

"Sudah dianggarkan Rp 500 juta. Nanti tinggal menunggu evaluasi gubernur untuk APBD 2022," katanya, Kamis (16/12/2021).

Lebih lanjut, pada tahapan pertama gudang tersebut nantinya direnovasi terlebih dahulu. Selanjutnya pihak dinas menyiapkan alat-alat produksi produk untuk ditempatkan di dalam Omah UMKM. Saat ini alat produksi yang sudah tersedia yakni alat pembuat kopi.

Baca: Penataan Lapak PKL Kerajinan Kudus City Walk Ditunda, Ini Sebabnya

Menurutnya, rencana pembangunan Omah UMKM ini sebagai wadah atau gerai bagi produk UMKM lokal. Sekaligus sebagai pemingkatan mutu SDM bagi para pelaku UMKM.

"Produk mereka akan di-display di sana. Selain itu ada pendampingan untuk digitalisasi marketing. Tujuannya agar penjualan produk mereka meningkat," ujarnya.

Pendampingan juga akan dilakukan. Salah satunya soal kemasan produk UMKM. Hal itu dirasa penting karena dapat mengangkatkan penjualan.Rini berharap dengan adanya Omah UMKM pelaku usaha dapat mengembangkan produknya. Di samping itu juga untuk mendongkrak penjualan produk UMKM.Baca: PKL Kudus Masih Boleh Jualan di Zona LaranganSementara itu, Pelaku UMKM Sirup Parijotho, Triyanto menyatakan wacana pencanangan Omah UMKM sudah bergulir lama sebelumnya. Namun belum kunjung direalisasikan.Dia berharap rencana pembangunan Omah UMKM itu bisa segera diwujudkan. Dengan begitu, pelaku UMKM bisa mengembangkan produknya.Terlebih, menurutnya di masa pandemi Covid-19 ini pelaku UMKM ikut terdampak. "Semoga bisa diwujudkan. Sehingga membantu UMKM tetap eksis," ungkapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler