Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh (ASPOO) Jateng memuji perkembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus. Pujian itu dilemparkan Aqua Dwipayana, Pembina ASPOO Jateng.

"Kalau untuk Kudus potensinya saya melihatnya itu bagus. Misalnya untuk jenang Mubarok yang punyanya pak Hilmy (CEO Mubarokfood Muhammad Hilmy, red) itu dulunya UMKM sekarang bisa berkembang besar," terangnya.

Aqua Dwipayana melanjutkan, prospek UMKM di Kudus sudah bagus. Sebab, Kudus memiliki banyak UMKM.

"Faktornya lainnya karena Kudus sudah memiliki role model seperti Jenang Kudus. Tinggal nanti pelaku UMKM lainnya untuk bersama ikut serta mengembangkan usahanya," ungkapnya.

Baca juga: Gus Yasin Sebut Ekonomi Kreatif Berhasil Bertahan saat Pandemi

Pihaknya sendiri akan melakukan pemetaan UMKM di Jateng dalam waktu dekat ini. Pemetaan itu dilakukan di 35 kabupaten/kota se Jateng.

Untuk melakukan pemetaan itu, ia akan berkunjung dari satu daerah ke daerah lainnya. Kunjungan itu bertujuan untuk mengetahui karakter UMKM di setiap daerahnya, sekaligus meminta dukungan pemerintah daerah setempat dan para pengusaha UMKM di sana.
Untuk melakukan pemetaan itu, ia akan berkunjung dari satu daerah ke daerah lainnya. Kunjungan itu bertujuan untuk mengetahui karakter UMKM di setiap daerahnya, sekaligus meminta dukungan pemerintah daerah setempat dan para pengusaha UMKM di sana."Karena karakter daerah kan berbeda-beda UMKM nya," katanya, Senin (3/1/2022).Diketahui ASPOO merupakan wadah dari pengusaha oleh-oleh beserta UMKM di 35 kabupaten di Jawa Tengah. Salah satu program yang akan dilakukan ASPOO yakni melakukan mapping UMKM di Jawa Tengah yang akan dimulai dalam waktu.Diberitakan sebelumnya, Taj Yasin mengatakan ASPOO sebagai wadah dari rekan-rekan pengusaha di 35 kabupaten di Jawa Tengah. Oleh karena itu dia berkeinginan agar UMKM digalakkan kembali."UMKM itu sebagai penggerak ekonomi sekaligus sebagai cermin dari tiap-tiap daerah. Misalnya ketika berbicara pariwisata, wisatawan juga akan berbicara soal UMKM di daerah tersebut," jelasnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler