Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Vaksinasi lansia secara door to door atau jemput bola menjadi salah satu langkah untuk mendongkrak capaian pemberian vaksin. Terutama pada capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Kudus.
Upaya itu juga dilakukan di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Berkat upaya door to door itu, kini capaian vaksinasi lansia di Kecamatan Jati mencapai 76 persen.
Camat Jati Andrias Wahyu Adi Setiawan mengatakan gerilya door to door vaksinasi lansia masih akan terus berlanjut.
Andrias mengatakan, masih ada beberapa lansia yang belum bisa mengikuti vaksinasi itu. Rata-rata disebabkan memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan takut untuk divaksin.
"Meskipun saat ini baru digencarkan vaksinasi bagi anak, vaksinasi untuk lansia tetap kami gencarkan lagi," katanya, Jumat (7/1/2022).
Baca juga: Anak-anak Karimunjawa Mulai Mendapat Vaksinasi
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Puskesmas Jati, Kudus melakukan vaksinasi kepada lansia secara jemput bola. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Vaksinasi lansia secara door to door atau jemput bola menjadi salah satu langkah untuk mendongkrak capaian pemberian vaksin. Terutama pada capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Kudus.
Upaya itu juga dilakukan di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Berkat upaya door to door itu, kini capaian vaksinasi lansia di Kecamatan Jati mencapai 76 persen.
Camat Jati Andrias Wahyu Adi Setiawan mengatakan gerilya door to door vaksinasi lansia masih akan terus berlanjut.
Andrias mengatakan, masih ada beberapa lansia yang belum bisa mengikuti vaksinasi itu. Rata-rata disebabkan memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan takut untuk divaksin.
"Meskipun saat ini baru digencarkan vaksinasi bagi anak, vaksinasi untuk lansia tetap kami gencarkan lagi," katanya, Jumat (7/1/2022).
Baca juga: